Breaking News:

Otomotif

Butuh Keahlian, Ini Tiga Gaya Menikung untuk Motor yang Harus Dipahami

Berkendara dengan motor, tentunya membutuhkan keahlian. Salah satu yang perlu diketahui yaitu gaya-gaya menikung.

Fino Owners Indonesia (FOI)
Fino Owners Indonesia (FOI) latihan menikung di Sirkuit Gery Mang, Subang, Jawa Barat, awal Februari 2015. 

BANGKAPOS.COM - Berkendara dengan motor, tentunya membutuhkan keahlian. Salah satu yang perlu diketahui yaitu gaya-gaya menikung.

Karena jika sampai salah gaya atau caranya, pengendara bisa jatuh dari motornya.

Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani mengatakan, ada tiga gaya menikung saat berkendara, pertama yaitu line in the bike, line out the bike dan line with the bike.

Ketiga gaya ini memiliki tujuannya masing-masing. "Line in the bike maksudnya postur tubuh pengendara lebih miring dibanding motornya. Gaya ini biasa digunakan saat balapan MotoGP, road race dan sebagainya," ucap Agus kepada Kompas.com, Senin (5/10/2020).

Line in the bike dilakukan karena kecepatan balapan di tikungan yang tinggi, sehingga pebalap harus merebah agar jalur balapnya tidak terlalu besar.

Kemudian jika kecepatan tinggi tidak pakai gaya line in, motor akan terlalu melebar sehingga mengurangi catatan waktu.

"Gaya line in harus dibantu juga dengan kecepatan yang tinggi. Selain itu, kondisi trek aspal juga sangat memadai untuk melakukan gaya menikung line in the bike," kata Agus.

Kedua yaitu line out the bike, gaya ini biasa digunakan saat berkendara motocross, trail dan sebagainya. Postur tubuh pengendara lebih tegak dari motornya.

Berbeda dengan balapan di aspal, medan jalan motocross merupakan tanah.

"Berbeda dengan motocross, walau kecepatannya tinggi juga, kondisi trek dan motor yang digunakan tidak dapat melakukan gaya line in, jadi harus line out. Gaya line out lebih mengandalkan keseimbangan, bukan kecepatan," kata dia.

Terakhir yaitu gaya line with the bike, maksudnya yaitu postur pengendara yang sejajar dengan kendaraannya.

Gaya ini sangat umum digunakan oleh pemotor di jalan raya. Biasanya pengendara di jalan raya saat menikung kecepatannya tidak terlalu tinggi.

Jadi kalau kecepatannya rendah dan memaksa memakai gaya line in, bisa-bisa motor rubuh.

Gaya menikung yang benar menyesuaikan trek dan kecepatan bisa melindungi pengendara dari kecelakaan tunggal di jalanan. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Tiga Gaya Menikung untuk Motor"

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved