Breaking News:

Berita Sungailiat

KBM di Sekolah di Tengah Pandemi Belum Diperbolehkan, Ini Imbauan Plt Kadindikpora Bangka untuk Guru

Rozali mengatakan, pengertian yang diberikan pihaknya itu, mengenai belum diperkenankannya proses KBM tatap muka di sekolah.

Penulis: Ramandha | Editor: nurhayati
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi sejumlah siswa mengenakan masker dan pelindung wajah mengerjakan tugas dari sekolah saat mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pengertian terkait situasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Bangka, terus diingatkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka, Rozali kepada para kepala sekolah serta guru di daerah.

Terutama, mengenai situasi kegiatan belajar mengajar (KBM), di tengah pandemi.

Rozali mengatakan, pengertian yang diberikan pihaknya itu, mengenai belum diperkenankannya proses KBM tatap muka di sekolah.

Penghentian sementara itu, dikatakannya, juga akan berlangsung sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

"Kita sampaikan belum diperkenankannya proses belajar di kelas. Tidak menutup kemungkinan, bisa awal tahun 2021," jelasnya kepada Bangka Pos, Senin (5/10/2020).

Namun, Rozali terus menginginkan kesadaran para guru untuk tetap disiplin menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya selama proses KBM secara daring (online). Hal ini seperti halnya tetap memberikan tugas-tugas kepada anak didik dengan baik.

Ia juga mengimbau para guru dan kepala sekolah untuk tidak membebani anak didik dengan tugas yang dianggap dapat memberatkan siswa dan orang tua.

"Tetapi, tetap memberikan pembelajaran tentang edukasi kesehatan, masalah tingkah laku, masalah etika. Juga, tentunya tidak memberatkan bagi anak didik," ungkapnya.

Sesuai dengan instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sendiri, tidak diwajibkan bagi penyedia pendidikan di tengah pandemi Covid-19 untuk menuntaskan kurikulum.

"Silahkan anak didik kita bersemangat dan juga jangan sampai menjadi beban mereka. Ini yang kami harapkan," tegas Rozali.

Pelaksanaan Rapid Test massal yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, BPBD Provinsi Kepulauan Babel dan RSUD Depati Bahrin Sungailiat tahap keempat dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Belinyu dengan target peserta 400 orang, Selasa (19/05/2020).
Pelaksanaan Rapid Test massal yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, BPBD Provinsi Kepulauan Babel dan RSUD Depati Bahrin Sungailiat tahap keempat dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Belinyu dengan target peserta 400 orang, Selasa (19/05/2020). (Ist/Boy Yandra)
Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved