Breaking News:

Herry Erfian Positif Corona

Minimalisir Penularan Covid-19 Antar Pegawai, Pemkab Bangka Tengah Libur Dua Hari

Kepala BKPSDMD Kabupaten Bangka Tengah, Wahyu mengatakan bahwa selama dua hari, mulai dari hari ini Senin (5/10/2020)

Penulis: | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Kegiatan rapid test masal kepada seluruh ASN dan honorer di Pemkab Bateng, Senin (8/6/2020) di Halaman Kantor Bupati Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala BKPSDMD Kabupaten Bangka Tengah, Wahyu mengatakan bahwa selama dua hari, mulai dari hari ini Senin (5/10/2020) sampai dengan Selasa besok (6/10/2020) Pemkab Bateng akan diliburkan.

Ia menjelaskan bahwa libur ini diberikan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 antar pegawai, karena ditakutkan adanya pegawai di lingkungan Pemkab Bateng yang kontak dengan pasien Covid-19.

"Jadi bisa saja kan orang kontak dengan pasien dari mana-mana, jadi kita ambil waktu dua hari, pertama mulai hari ini kita lakukan rapid test, kemudian dimanfaatkan untuk istirahat dulu, biar ada waktu pegawai untuk tidak bertemu dulu selama dua hari," ungkap Wahyu, Senin (5/10/2020) kepada Bangkapos.com, di BKPSDM Bangka Tengah.

Namun bekerja tetap dilaksanakan, jika memang ada tugas-tugas yang berkenaan dengan perkantoran yang bersifat urgent akan tetal dilaksanakan, seperti menggunakan zoom meeting.

"Untuk kegiatan di kantor yang kita hindari dulu selama dua hari, tapi perkantoran kan tidak boleh tutup, tutup dalam artian tidak ada aktivitas, tetap aktifitas ada tapi bisa dengan zoom meeting dan WhatsApp," kata Wahyu.

Rapid Test dan Swab Massal

Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Tengah,  Senin hari ini (5/10/2020) melakukan rapid test dan swab test massal.

Menurut Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Bateng, dr Bahrun menjelaskan bahwa kegiatan hari ini terbagi menjadi dua tim, pertama tim yang melakukan tracking ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang pernah terpapar atau bertemu dengan almarhum Ibnu Saleh atau keluarganya yang dinyatakan positif Covid-19.

"Jadi semua ditracking untuk melihat siapa yang pernah kontak dengan almarhum, dan akan ditentukan apakah cukup di rapid atau harus diswab," jelas dr Bahrun, Senin (5/10)

Jika memang setelah ditracking orang tersebut harus diswab maka pihaknya akan melakukan swab di Gedung Serba Guna (GSG) Bateng, dan hasilnya akan langsung dikirimkan ke Labkesda Provinsi Bangka Belitung.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved