Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Penolakan RUU Cipta Kerja, Ketua SPSI: Ini Bentuk Partisipasi Kita Sebagai Perwakilan SPSI Babel

Darusman berharap dengan adanya konferensi pers dan aksi ini supaya RUU Cipta Kerja tidak menjadi undang-undang.

Penulis: Widodo | Editor: khamelia
Widodo
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bangka Belitung, Darusman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Darusman mengatakan aksi penolakan terhadap RUU Kerja Omnisbus Law merupakan bentuk partisipasi pihaknya sebagai Perwakilan SPSI Provinsi Babel.

Aksi penolakan dari SPSI Bangka Belitung diadakan di Kafe Stasion Pangkalpinang terhadap RUU Cipta Kerja Omnibus Law.

"Maksud dan tujuan sebagai bentuk rasa kepedulian kami, keperhatian kami. Kita tahu secara nasional saat ini sedang ada pergerakan buruh di Jakarta atau di pusat memprotes atau menolak pengesahan undang-undang disinyalir hari ini paripurna," kata Darusman saat ditemui oleh Bangkapos.com, Senin (5/10/2020).

"Oleh karena itu kawan-kawan turun, namun Bangka Belitung tidak melakukan hal yang sama. Kenapa demikian, kita tahu bahwa Bangka Belitung satu di antara Provinsi yang cukup kondusif dan tidak mungkin dalam waktu yang begitu cepat atau mendadak kita melakukan hal yang sama seperti di pusat dan itu tentu dengan pertimbangan yang sangat matang," tuturnya

"Alhamdulillah tanpa mengurangi rasa perjuangan kami, rasa pertangungjawaban kami dengan pusat kami lakukan ini sebagai bentuk hal yang sama, hanya saja mereka turun ke jalan, kita cukup dengan konferensi pers atau statement yang mudah-mudahan ini tidak mengurangi semangat," imbuhnya.

Darusman berharap dengan adanya konferensi pers dan aksi ini supaya RUU Cipta Kerja tidak menjadi undang-undang.

"Harapannya adalah agar RUU Cipta Kerja ini tidak jadi undang-undang karena kekhawatiran kita bukan sebatas bicara masalah kesejahteraan tapi hak-hak dasar kita sudah terkurangi, oleh karena itu mudah-mudahan dengan pernyataan ini diharapkan pemerintah peka dapat mengkaji ulang karena ini merupakan sebuah gerakan yang benar-benar murni dari hati ke hati tidak ada unsur-unsur politik," harapnya.

"Kita berharap agar RUU Cipta Kerja tidak dijadikan undang-undang, kita berharap pemerintah tetap menggunakan undang-undang yang lama," pungkasnya.

(Bangkapos.com / Widodo (T4)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved