Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Terkait Aduan Warga Rebo dan Matras, BAP DPD RI Bahas Tiga Permasahan Pertambangan Timah

Ada tiga pokok permasalahan pengaduan masyarakat kepada pihaknya terkait permasalahan pertambangan timah di Pulau Bangka.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Naziarto, BAP DPD RI, Edwin Pratama Putra beserta pihak terkait saat Rapat Dengar Pendapat di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (5/10/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Senator asal Pekanbaru sekaligus sebagai Pimpinan BAP DPD RI dan Pimpinan Delegasi, Edwin Pratama Putra mengatakan ada tiga pokok permasalahan pengaduan masyarakat kepada pihaknya terkait permasalahan pertambangan timah di Pulau Bangka.

Pertama, permasalahan penyalahgunaan wewenang yang mengatasnamakan masyarakat Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Kedua, kurangnya pengawasan terhadap hasil produksi penambangan timah secara keseluruhan di wilayah pesisir Kepulauan Bangka Belitung

Ketiga, terjadinya konflik antara penambang illegal dengan masyarakat nelayan di wilayah pesisir pantai Rebo dan Pantai Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

"Inilah tiga point, kita berharap bisa mendengar pendapat dari pemerintah daerah, perwakilan masyarakat dan berbagai pihak terkait. Menindaklanjuti aduan ini kita mengadakan rapat dengar pendapat yang nanti hasilnya akan diteruskan kepada kementerian terkait. Harapannya bagaimana persoalan ini ada berprogres dan terbentuk solusi untuk kepentingan masyarakat dan negara," ujar Edwin dalam sambutannya saat Rapat Dengar Pendapat di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (5/10/2020).

Ia berharap representasi BAP DPD RI dalam agenda pengawasan dan diskusi kali ini bisa memperoleh solusi atas permasalahan ini.

"Kami berperan dalam mengakomodir permasalah yang terjadi di daerah serta mendorong terciptanya solusi dari konflik yang ada," kata Edwin.

Hadir dalam agenda ini Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Naziarto, Sekcam Sungailiat Ramzi, Perwakilan PT Timah, Perwakilan Nelayan Pantai serta Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Pusat.

Direktur Sumber Daya PT Timah, Muhammad Rizki menanggapi terkait point kedua, tentang pengawasan.

"Jadi banyak sekali pengawasan yang dilakukan terhadap operasional kami melalui daerah maupun ke pusat. Ini selalu rutin kami laporkan secara periodik kepada dinas terkait dalam melakukan pengawasan, karena IUP harus dilaporkan," kata Rizki.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved