Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Komoditi Udang Bisa Kalahkan Timah,Hidayat Arsani Sebut Pembukaan Tambak Udang Baru Capai 400 Hektar

Di masa depan dipastikan komoditi udang ekspor dari Bangka Belitung akan mengalahkan komoditi timah.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Hidayat Arsani Ketua Umum APTIN Pusat bersama GM PT PLN UIW Bangka Abdul Mukhlis Selasa (6/10/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Di masa depan dipastikan komoditi udang ekspor dari Bangka Belitung akan mengalahkan komoditi timah.

Pasalnya dengan sumber daya alam yang masih bagus produksi dari tambak udang akan terus meningkat seiring terus bertambahnya tambak udang baru.

Sementara cadangan pasir timah akan terus menurun karena mulai menipisnya cadangan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Aliansi Tambak Indonesia Nusantara (APTIN) Hidayat Arsani Selasa (6/10/2020).

"Kedepannya komoditi udang untuk ekspor ini akan mengalahkan timah di Bangka Belitung karena udang terus berproduksi sedangkan timah akan menipis cadangannya," kata Hidayat Arsani

Menurut Hidayat Arsani saat ini minat investor membuat tambak udang di Bangka Belitung terus meningkat.

Peningkatan ini terjadi karena tambak di Bangka Belitung sudah dikenal ditunjang dengan kualitas air yang bagus dibandingkan daerah lain.

Ini membuat lokasi lokasi untuk tambak udang menjadi sasaran investor sehingga harganya juga naik tajam.

"Perkiraan akan ada pembukaan lokasi tambak udang baru di Bangka Belitung mencapai 400 hektar lahan baru semakin banyak investor dari luar tapi kita harapkan pengusaha lokal yang diutamakan," kata Hidayat Arsani

Tambak udang bisa menjadi komoditas utama di Bangka Belitung pasca timah yang tidak bisa diandalkan terus menerus. Saat komoditi lain mengalami kendala maka komoditi udang bisa menjadi alternatif dan terus didorong.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved