Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Operasi Yustisi Libatkan Mahasiswa, 47 Orang Terjaring, Sanksi Push Up Hingga Menghafal Pancasila

TNI/Polri dan Pemerintah Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang serta mahasiswa IAIN SAS Babel, gencar mengimbau masyarakat agar menaati protokol kesehatan.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Ist /Polsek Bukit Intan
Suasana Kegiatan Operasi Yustisi dilaksanakan TNI, Polri dan pemerintah Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Selasa (6/10/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- TNI/Polri dan Pemerintah Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang serta mahasiswa IAIN SAS Babel, gencar mengimbau masyarakat agar menaati protokol kesehatan Covid-19.

Oprasi yustisi ini menyasar di dua titik dan terbagi dua regu di kota Pangkalpinang, dua titik tersebut yakni Jalan Depati Amir Depan Masjid Al Mustaqim dan Pasar Irian Keelurahan Asam, Kota Pangkalpinang. Selasa (6/10/2020)

Sebanyak 47 orang yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah dan di tempat keramaian, mereka para pelanggar itu diberikan surat penyerahan, sanksi berupa push up, menghapalkan Pancasila, dan menyanyikan lagu Indonesia.

"Ada 47 orang yang diberikan sanksi, seperti biasa karena mereka tidak menggunakan masker saat di luar rumah. Kami tidak bosan bosan mengimabu masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan," ujar Kapolsek Bukit Intan AKP Evry Susanto, Selasa (6/10/2020).

Suasana Kegiatan Operasi Yustisi dilaksanakan TNI, Polri dan pemerintah Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Selasa (6/10/2020)
Suasana Kegiatan Operasi Yustisi dilaksanakan TNI, Polri dan pemerintah Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Selasa (6/10/2020) (Ist /Polsek Bukit Intan.)

Imbauan ini, selalu diberikan kepada masyarakat agar mentaati protokol kesehatan seperti mamakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, dan menegur masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan.

"Memberikan tindakan disiplin berupa push up, mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia raya kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," katanya.

Pihaknya juga, membuat surat pernyataan kepada masyarakat dan masyarakat pun mengakui kesalahan dan tidak akan mengulangi dan akan mematuhi protokol kesehatan.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved