Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Klaster Perkantoran Mulai Merambah Pemprov Babel

Kasus penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di Provinsi Bangka Belitung mulai merambah ke perkantoran Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
IST/Mikron
Ketua Sekretaris Puskodalops Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangka Bitung, Mikron Antariksa, melakukan pemantauan ke Labkesda Dinkes Babel, yang harus ditutup sementara, foto diambil, Rabu (7/10). 

BANGKAPOS.COM--Kasus penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di Provinsi Bangka Belitung mulai merambah ke perkantoran Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Setelah Laboratorium Kesehatan Dinkes Babel yang ditutup, mulai Rabu (7/10) karena tiga pegawainya terpapar Covid-19, menyusul kantor Dinas Pendidikan Provinsi Babel, yang harus melaksanakan work from home (WFH) karena satu pegawainya terkonfirmasi positif corona.

Selain itu, kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung juga berdampak, karena seorang anggota DPRD dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab di RSBT, Senin (5/10), namun masih membuka aktivitas perkantoran dan melaksanakan rapat Paripurna.

Ketua Sekretaris Puskodalops Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangka Bitung, Mikron Antariksa, mengatakan, penyebaran Covid-19 telah merambah ke perkantoran yang ada di Pemprov Babel.

Ia mengatakan saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Babel telah mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home karena terdapat satu pegawai positif Covid-19.

"Jadi ada salah satu staf di Dinas Pendidikan positif Covid-19 dan pada waktu dinyatakan positif bersangkutan masuk kerja. Sehingga hari ini, diminta keterangannya dengan siapa saja ia kontak eratnya, sehingga kantor tersebut melaksanakan WFH untuk beberapa hari kedepan," ujar Mikron kepada Bangkapos, Rabu (7/10).

Mikron menambahkan, selain Dinas Pendidikan yang menghentikan aktivitas, kantor lainya seperti Labkesda dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata juga berdampak karena ada pegawai positif Covid-19.

"Untuk dinas lain Dinas Kebudayan dan Pariwisata, ada juga pegawai positif, sehingga kita mengeluarkan kebijakan untuk wajib lapor kepada Gugus Tugas bagi para pegawai yang usai melakukan perjalanan dinas agar dilakukan rapid test sebelum dan sesudah dinas luar," ujar Mikron.

Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung ini, ini menambahkan pihaknya juga telah membuat surat edaran ke masing OPD untuk mengantisipasi klaster perkantoran yang mulai merambah perkantoran di Pemprov Babel.

"Kami membuat surat edaran masing Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap dinas harus bentuk tim Satuan Tugas di masing-masing mengantisipasi perkembangan covid di perkantoran mereka, bagi yang dinas luar diminta siapkan ruang tersendiri bila ia ingin bekerja sehingga tidak bergabung dengan orang lain," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved