Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Belajar Tahfidz Alquran, Ustaz Yuda Sebut Tidak Sulit, Banyak Metode Penghafalan Memudahkan Anak

Penceramah sekaligus Pengurus Pondok Pesantren Daarul Mahabbah Bangka Belitung, Ustaz Yuda Abdurahman mengatakan menghafal Alquran tidaklah sulit

Ist/Yuda Abdurahman
Ustadz Yuda Abdurahman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Penceramah sekaligus Pengurus Pondok Pesantren Daarul Mahabbah Bangka Belitung, Ustaz Yuda Abdurahman mengatakan menghafal Alquran tidaklah sulit, hal ini tergantung dengan pikiran seseorang.

"Sebenarnya tidak sulit, ini kembali kepada mindset (pola pikiran-red) kita. Sama halnya dulu kita berpikir matematika itu sulit, maka kita sudah membuat pagar dengan matematika. Padahal orang yang mendalami matematika menikmati saja, demikian dengan Alquran. Alquran itu sulit? 30 juz? Padahal tidak sulit," jelas Ustaz Yuda, Kamis (8/10/2020).

Lebih lanjut, ia menyebutkan alasan tidak sulit dikarenakan ada janji dari Allah SWT bahwa sudah dipermudah Alquran untuk dipelajari tapi masalahnya ada atau tidak orang yang ingin mempelajarinya.

"Sekarang sudah banyak metode yang ditemukan untuk mempermudah mempelajari Alquran. Termasuk di Pesantren kami, anak-anak kami, Masya Allah ada yang dua bulan ada yang hafal dua juz. Permasalahanya asal menghafal, kalau tidak tahu cara dan metode itu yang bikin susah," kata Ustaz Yuda.

Ia juga mengapresiasi banyaknya lembaga-lembaga yang menyelenggarakan Program Hafidz Alquran secara formal atau non formal bahkan pemerintah atau swasta.

Menurutnya ini menunjukan bahwa masyarakat sudah mulai sadar dan peduli betapa pentingnya anak-anak didekatkan kepada Alquran.

"Karena ini (Alquran-red) sumber petunjuk kita, di tengah situasi saat ini bila kita lihat sudah rusaknya moral dan akhlak anak-anak kita karena jauh dari Alquran. Tidak ada solusi lain untuk mengembalikan mereka pada akhlak yang menjadi kultur masyarakat Indonesia seperti sopan santun, tegang rasa dengan cara mendekatkan mereka kepada Alquran," jelas Ustaz Yuda.

Dibeberkannya, memang menurut penelian secara ilmiah, para anak-anak penghafal Alquran memiliki kecerdasan lebih tinggi dan baik dibandingkan anak yang tak menghafal Alquran.

"Bila di sekolah sudah menerapkan program ini, tentu itu bagus karena ini bisa menjadi bekal mereka, jadikan Alquran sebagai sumber kehidupan. Dengan Alquran mereka akan lebih cerdas, lebih bertaqwa dan mereka tau mana hal-hal yang tak diperbolehkan," sebut Ustaz Yuda.

Dengan menerapkan program ini tentu akan meningkat kualitas peserta didik dan fokus dalam belajar.

"Selain menghafal Alquran, anak-anak juga disarankan mempelajari tafsir atau terjemahan Alquran agar anak-anak bisa mengaplikasikan dalam kehidupan karena Alquran adalah petunjuk dan pedoman kehidupan," tutur Ustaz Yuda.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved