Breaking News:

Luhut Ungkap Sosok Pencetus Omnibus Law UU Cipta Kerja Hingga Keinginan Jokowi Terwujud

Setelah terjadi banyak aksi penolakan di berbagai wilayah, akhirnya sosok penggagas Omnibus Law UU Cipta Kerja terungkap

KOMPAS.com/Indra Akuntono
Luhut Panjaitan bersama Joko Widodo di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (3/6/2014). 

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil.(Icha Rastika)

Jokowi Kunjungan Kerja ke Kalteng Saat Puncak Mogok Kerja Buruh Tolak UU Cipta Kerja

Keinginan Jokowi Terbitkan Omnibus Law Akhirnya Terwujud Melalui Pengesahan UU Cipta Kerja

Karena pengalamannya pernah mengetahui istilah tersebut ketika menapaki pendidikan di Amerika Serikat (AS).

"Istilah Omnibus Law ini keluar dari Pak Menteri ATR. Karena beliau belajar soal ini di Amerika dulu, dia mengatakan kepada saya 'Pak Luhut, ada yang bisa menyatukan (semua regulasi) ya ini ada Omnibus Law'," ucap Luhut.

Luhut mengklaim Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI tidak akan merugikan rakyat.

"Tidak ada dalam Omnibus Law yang merugikan rakyat, baik masalah lingkungan. Itu Ibu Siti (Menteri LHK) ahli lingkungan. Jadi kita tidak pernah memperdaya atau merusak kepercayaan rakyat kepada kami," ujar dia.

Lebih lanjut kata dia, pembahasan Omnibus Law UU Cipta Kerja telah melalui proses panjang dengan kurun waktu berkisar 4 tahun.

Kala itu dia menjabat sebagai Menko Polhukam.

"Jadi tidak ada yang baru, itu sudah lama dikerjakan kurang lebih 4 tahun," katanya.

Dengan suara lantang, Luhut menentang oknum-oknum yang menuding pembahasan Omnibus Law tidak transparan.

Luhut pun menceritakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bertemu dengan para pimpinan serikat buruh di Istana Kepresidenan, ketika Omnibus Law hendak disahkan DPR RI.

Halaman
1234
Editor: Evan Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved