Breaking News:

Berita Sungailiat

Polman Bangka Belitung Kembangkan Teknologi Tepat Guna Usaha Pembuatan Roti

Dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polmanbabel) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Its/PKM Polman Babel
Penyerahan Bantuan Mesin Pemanggang Roti oleh Robert kepada Ibu Zusan yang didampingi oleh Heru Riva’i, Jumat (09/10/2020). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polmanbabel) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mengembangkan teknologi tepat guna berupa mesin pemanggang roti kepada usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) produk roti dan aneka kue di Pangkalpinang, Jumat (09/10/2020).

Tim Dosen yang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, yakni Robert Napitupulu dan Nanda Pranandita telah melakukan survei dan pengamatan terhadap usaha roti dan aneka kue skala rumah tangga ini yang dikelola Zusan Hefy.

Robert, dosen Polmanbabel mengungkapkan usaha ini telah ditekuni sejak 2015 memiliki produk beraneka macam diantara donat, roti pizza, lapis susu, brownies, nastar, bolu keju, lapis Surabaya.

"Pemasarannya telah menjangkau daerah di Pangkalpinang, Sungailiat, Mentok, Koba dan Toboali.
Tingginya minat masyarakat terhadap roti dan kue menjadikan prospek yang bagus untuk mengembangkan usaha industri kecil dan menengah," kata Robert.

Diungkapkannya, namun dalam pengembangan usaha ini masih ada kendala yang dihadapi Zusan untuk mengembangkan usahanya, yaitu mengenai kapasitas produksi yang masih kecil, mesin produksi yang dimiliki saat ini adalah mesin mixer dan mesin oven sederhana.

"Kemampuan mesin yang dimiliki relatif lebih lama karena kapasitasnya sangat kecil 2 liter sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam proses pemanggangan," jelas Robert.

Dalam mengatasi permasalahan ini, Robert bersama tim menawarkan solusi dengan memberikan dan mengembangkan peralatan teknologi tepat guna, berupa mesin pemanggang roti dengan kapasitas lebih besar dan menggunakan bahan bakar gas (BBG).

“Diharapkan melalui pengabdian masyarakat ini, IKM dapat terbantu mengatasi kapasitas produksi sehingga dapat meningkatkan pendapatan IKM tersebut," harap Robert.

Diharapkannya, semoga hasil produksi usaha Ibu Zusan dapat ditingkatkan dan dapat berinovasi sesuai dengan kebutuhan pasar.

Penyerahan bantuan peralatan teknologi tepat guna (TTG) ini didampingi Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3KM) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Heru Riva’i.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved