Breaking News:

Election Bangka Barat

Dorong Kepemilikan BPJS Kesehatan, H Badri Syamsu Didukung Warga Bangka Barat

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat, H Badri Syamsu mendorong semua

Editor: nurhayati
ist
Dorong Kepemilikan BPJS Kesehatan, H Badri Syamsu Didukung Warga Babar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat, H Badri Syamsu mendorong semua masyarakat untuk meningkatkan kepemilikan BPJS Kesehatan. Hal ini pun membuatnya mendapatkan dukungan penuh dari warga untuk memenangkan Pilkada bulan Desember mendatang.

Warga Kecamatan Kelapa, Hamidin (59 tahun) mengaku senang atas program itu. Sebab, di wilayahnya masih banyak warga yang belum menerima kartu BPJS Kesehatan.

Proses persyaratan yang cukup mudah, hanya melampirkan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga, menurutnya semakin meringankan beban. Apalagi di tengah merebaknya wabah menyebabkan penghasilan masyarakat menurun.

"Kami lihat program ini sangat bagus dan merupakan bentuk perhatian beliau (Badri Syamsu) kepada warga. Semua warga di sini memberikan dukungan penuh kepadanya untuk maju dalam Pilkasa, dengan upaya seperti ini semoga taraf hidup akan semakin meningkat," kata Hamidin, Sabtu (10/10/2020).

Sementara itu, Badri Syamsu menjelaskan sejauh ini tingkat kepemilikan BPJS Kesehatan di Kabupaten Bangka Barat telah mencapai 75 persen. Dalam waktu dekat, ia menargetkan dapat ditingkatkan menjadi 100 persen agar semua orang bisa mengakses kesehatan dengan mudah.

"Di tengah situasi pandemi virus corona pemerintah harus menyikapi agar masyarakat tidak terbebani masalah kesehatan. Sekarang ini semua akses kesehatan harus terintegerasi dengan BPJS Kesehatan karena aturan dari Presiden seperti itu," kata dia.

Menurut dia, nantinya biaya iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat tak mampu akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat. Proses aktivasi jaminan kesehatan itu juga akan dilakukan dalam waktu yang singkat, sehingga masyarakat dapat segera menikmati layanan tersebut.

Kendati demikian, syarat yang harus dipenuhi oleh pemerintah yakni meningkatkan kepemilikan kartu BPJS Kesehatan mencapai 90 persen. "Jadi ini yang harus kami kejar supaya masyarakat bisa maksimal berobat dan pemerintah membantu," kata dia.

Lebih lanjut, Badri menjelaskan di tahun ini sisa kuota BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk 3.000 peserta. Sedangkan di tahun 2021 ada penambahan kuota menjadi 5.000 peserta.

"Ini merupakan program untuk kesehatan masyarakat, pemerintah juga ada Jaminan Kesehatan Bangka Barat Terpadu (JKBT) untuk warga yang belum punya kartu BPJS Kesehatan," katanya.

Sebagai informasi, pada Pilkada Kabupaten Bangka Barat tahun 2020 PDI Perjuangan mengusung Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Markus dan H. Badri Syamsu yang merupakan petahana. Mereka mendapatkan dukungan dari lima partai koalisi yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gelora Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved