Breaking News:

Penanganan Covid 19

Ini yang Dirasakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Seusai Divaksin Demi Tepis Hoaks Vaksin Covid-19

Untuk menepis berita bohong seputar vaksin Covid-19, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil turun menjadi relawan.

Editor: fitriadi
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengingatkan agar warga DKI Jakarta tidak liburan ke Jabar di masa PSBB pandemi Covid-19. Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Perang Lawan Corona, Gubernur Ridwan Kamil Kepada Warga Jakarta: Jangan Liburan ke Jabar!, https://jabar.tribunnews.com/2020/09/19/perang-lawan-corona-gubernur-ridwan-kamil-kepada-warga-jakarta-jangan-liburan-ke-jabar. Editor: Kisdiantoro 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kabar bohong alias hoaks seputar vaksin Covid-19 beredar di media sosial.

Untuk menepis berita bohong yang berkembang di masyarakat, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil turun menjadi relawan.

Ridwan Kamil mendaftarkan diri sebagai relawan vaksin Covid-19. Ia pun disuntik vaksin saat ujicoba vaksin Covid-19.

"Sebelum saya jadi relawan, banyak hoax, berita bohong. Bahwa vaksin ini tidak halal, justru menimbulkan tubuh, vaksin ini jualan dari Tiongkok, dibisniskan, pokoknya membuat orang antipatif, ditambahkan tuh nggak ada pemimpin yang mau jadi relawan. Berarti rakyat dikorbankan, rakyat jadi kelinci percobaan. Gara-gara itulah saya, Kapolda (Jabar), Pangdam (Siliwangi) daftar jadi relawan," kata Emil , sapaan akrab Ridwn Kamil saat wawancara dengan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/10/2020).

Di Tengah Pademi Covid-19 Kominfo Catat Ada Ratusan Berita Hoaks dan Disinformasi

Vaksin Covid-19 Segera Dibagikan, tapi Masyarakat Harus Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Sinovac Kembangkan Vaksin Covid-19, Menristek Singgung Soal Jaminan Keamanan dan Keampuhan Vaksin

Vaksin Terbaik Cegah Covid-19 Adalah Protokol Kesehatan 3M

Setelah terjun dan disuntikan vaksin, Emil mengaku tidak ada dampak medis.

Sehingga, masyarakat bisa percaya bahwa vaksin Covid-19 sedang diuji coba secara baik dan hati-hati.

"Intinya nggak ada dampak medis. Dengan saya divaksin, saya jadi saksi utama. 'Pak Gub berhasil nggak? Berhasil. Saya ikut disuntik, ini buktinya'. Kalau gagal, saya bilang 'kurang berhasil'. Itulah pentingnya saya ikut itu, bukan katanya-katanya," ungkap Emil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disusul Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriady dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengenakan masker dan pelindung wajah keluar dari ruangan seusai menjalani tes kesehatan dan tes usap di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020). Ridwan Kamil bersama Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriady dan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menjalani sejumlah tes kesehatan dan tes usap di Puskesmas Garuda sebagai tahapan yang harus dilakukan oleh relawan vaksin sebelum dilakukan penyuntikkan atau uji klinis tahap III Vaksin Sinovac Covid-19. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disusul Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriady dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengenakan masker dan pelindung wajah keluar dari ruangan seusai menjalani tes kesehatan dan tes usap di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020). Ridwan Kamil bersama Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriady dan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menjalani sejumlah tes kesehatan dan tes usap di Puskesmas Garuda sebagai tahapan yang harus dilakukan oleh relawan vaksin sebelum dilakukan penyuntikkan atau uji klinis tahap III Vaksin Sinovac Covid-19. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

"Nggak ada masalah. Biasanya kalau vaksin itu demam tapi tidak lama, tapi bengkak-bengkak. Dua-duanya saya nggak ada," jelasnya.

Kedepan, Emil mengungkapkan tantangan yang akan dihadapi setelah vaksin berhasil adalah jumlah tenaga medis untuk memvaksinasi rakyat Indonesia.

Maka itu, ia memberikan usul kepada Presiden Jokowi agar TNI-Polri turut dilatih terkait vaksinasi Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved