Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Rektor Universitas Bangka Belitung Termuda Ini Bagikan Pengalamannya Menulis Artikel di Media Cetak

Sebanyak 20 orang hadir mengikuti kegiatan penguatan pengunaan Bahasa Indonesia bagi jurnalis Bangka Belitung

Bangkapos.com/Widodo
Rektor Universitas Bangka Belitung, Ibrahim saat memaparkan bnateri kepada sejumlah wartawan, Humas Polda dan para pihak sekolah Di Bangka City Hotel pada Sabtu (10/10/2020) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sebanyak 20 orang hadir mengikuti kegiatan penguatan pengunaan Bahasa Indonesia bagi jurnalis Bangka Belitung yang digelar selama dua hari tanggal 9 sampai dengan 10 Oktober oleh Kantor Bahasa Bangka Belitung di Bangka City Hotel, Sabtu (10/10/2020).

Di hari kedua itu menghadirkan narasumber yang kaya akan pengalaman dalam menulis  artikel di media massa.

Dialah Ibrahim Rektor dari Universitas Bangka Belitung yang memaparkan penulisan artikel di media  berdasarkan pengalamannya.

Para peserta dari Humas Polda, SMA dan para wartawan di Bangka Belitung mendengarkan penyampaian materi dari Rektor Universitas Bangka Belitung itu.

Artikel yang ditulisnya lebih dari ratusan kali dimuat di berbagai media cetak.

Pada kesempatan itu, Ibrahim membagikan cerita atau pengalamannya selama menulis artikel di media cetak.

Ibrahim menyebutkan ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pemberitaan atau sebuah artikel seperti dalam konteks konflik.

"Wartawan berperan untuk mendalami permasalahan, mengurangi efek nyata dari kekerasan, proaktif yakni mencari cara untuk mengurangi kekerasan lanjutan dan berorientasi pada solusi, tulis berita pendapat atau opini dari narasumber bukan dari penulis dan pengutipan narasumber secara hati-hati, menampilkan fakta namun menyajikan secara berimbang dan akurat,"  jelas Ibrahim.

Dia juga memberikan cara atau kiat-kiat yang sering dilakukan selama menulis artikel atau opini dalam media massa.

"Buat judul pendek tapi representatif, buatlah dengan bahasa yang mudah, gunakan istilah yang unik tapi terjelaskan, buat ciri khas bisa gaya teknik penulisan bahasa yang digunakan alur dan segmen tertentu, tidak bertele-tele, tidak kalimat lebay," saran Ibrahim.

(Bangkapos.com/Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved