Berita Pangkalpinang
Babel Masuki Musim Pancaroba, Masyarakat Diimbau Waspada Tunda Berlibur ke Pantai
Indonesia termasuk Provinsi Kepuluan Bangka Belitung memasuki musim pancaroba, yakni peralihan kemarau ke penghujan.
Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM -- Indonesia termasuk Provinsi Kepuluan Bangka Belitung memasuki musim pancaroba, yakni peralihan kemarau ke penghujan.
Hujan petir, puting beliung, dan angin kencang diprediksi kerap mewarnai cuaca di Babel. BMKG Pangkalpinang mengingatkan tetap waspada terutama masyarakat yang tinggal di pesisir.
Pasalnya cuaca yang tidak menentu itu datang tiba-tiba dan sulit diprediksi. Musim pancaroba juga mengancam kesehatan, sehingga perlu menjaga ketahanan tubuh agar tak mudah terserang penyakit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) Fazzli menanggapi hal tersebut, daerah yang perlu mewaspadai terkait cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.
"Wilayah Belitung Kecamatan Sijuk, Kelapa Kampit, Tanjungpandan dan meluas ke Kecamatan Selat Nasik, Badau, Simpang Renggiang, Membalong, Damar, Manggar, Dendang, Simpang Pesak, Gantung," ujar Fazzli, Senin (12/10/2020) kepada Bangkapos.com
Selanjutnya, Kata Fazzli, Wilayah Bangka Barat Muntok, Simpang Teritip, Jebus, Parit Tiga, Kelapa, Tempilang, Wilayah Bangka Belinyu, Riau Silip, Sungailiat, Merawang, Pemali, Bakam, Puding Besar, Mendobarat.
Sedangkan Wilayah Bangka Tengah Simpang Katis, Sungaiselan, Lubuk Besar, Koba, dan Wilayah Bangka Selatan Tukak Sadai, Toboali, Payung, Pulau Besar, Simpang Rimba, Air Gegas, Pulau Lepar dan Pongok.
"Kondisi ini diperkirakan dapat berlangsung hingga 13.00 WIB, wilayah tersebut harus diwaspadai karena kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini," ujarnya.
Sedangkan, kecepatan angin yang berhembus dari Timur ke Selatan, dengan kecepatan 4 hingga 33 KM/jam. Dengan tinggi gelombang 0.5 hingga 2 meter
"Untuk saat ini agar masyarakat menunda kegiatan liburan di pantai dikarenakan kemungkinan terjadi cuaca buruk di beberapa wilayah Bangka Belitung," imbaunya.
Fazzli mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan cuaca di wilayah yang akan dikunjungi dan mengutamakan keselamatan, pada saat wisata dan membawa alat keselamatan diri serta mengenali lokasi yang akan dikunjungi.
Ia juga menyarankan dengan kondisi pancaroba, masyarakat dapat melakukan beberapa hal tersebut, untuk menjaga kondisi tubuh.
Hal yang perlu diperhatikan agar selalu fit dalam kondisi saat ini, selalu menjaga keseimbangan imun tubuh dengan minum yang cukup.
Konsumsi makanan bergizi dan perbanyak makan buah-buahan, dan penuhi asupan harian dan gizi pada tubuh, serta menjaga daya tahan tubuh.
(Bangkapos.com/Yuranda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ojek-payung-musim-hujan-dimanfaatkan-sejumlah-anak-menawark.jpg)