Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Umroh Kembali Dibuka 1 November 2020, Kemenag Babel: Persiapkan Diri dan Jaga Kesehatan

InsyaAllah untuk umroh tanggal 1 November 2020 ini sudah dibuka untuk masyarakat luar. Pmbukaan ini dilakukan sebanyak tiga tahap

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Edwardi
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh menggelar simulasi manasik haji di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (29/04/2019). 

BANGKAPOS.COM -- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Ridwan mengatakan sesuai dengan intruksi Menteri Agama RI bahwa pelaksanaan umroh akan kembali dibuka tanggal 1 November 2020.

"InsyaAllah untuk umroh tanggal 1 November 2020 ini sudah dibuka untuk masyarakat luar, karena sampai saat ini Arab Saudi baru membuka mukimin yang di sana," ujar Ridwan, Senin (12/12/2020).

Diakuinya, pembukaan ini dilakukan sebanyak tiga tahap, dimulai pada tahap pertama pada tanggal 3 Oktober 2020, tahap kedua pada tanggal 18 Oktober 2020 dan tahap ketiga pada tanggal 1 November 2020 mendatang.

"Nanti akan dibuka secara bertahap, kecuali tiga negara seperti yang kita ketahui (belum bisa umroh-red). Kami juga sudah mengundang seluruh stakeholder calon jamaah umroh, haji dan travel-travel pemberi layanan umroh agar para jamaah yang tertunda pada awal tahun kemarin untuk dikonsultasikan ke pusat yakni untuk mendaftarkan dan memberangkatkan jamaahnya," jelas Ridwan.

Ia menambahkan untuk jamaah haji, pihaknya juga sudah mulai memberikan manasik (peragaan pelaksanaan ibadah haji).

"Sehingga mudah-mudahan tidak ada kendala, kita dengar juga akan ada vaksin awal tahun 2021. Semoga covid-19 ini sudah bisa diatasi dan tidak ada lagi hambatan melakukan ibadah haji," kata Ridwan.

Namun, dengan adanya perizinan kembali melaksanakan ibadah umrah dan haji, tentu harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

"Sebagaimana kami sampai, bagi yang sudah mendaftar untuk segera menyiapkan diri dan tetap menjaga kesehatan. Protokol kesehatan tetap terus diterapkan, satu hal lagi karena masih akan menggunakan pola protokol kesehatan tentu akan kena biaya tambahan seperti akan ada swab bagi yang umroh 1 November ini,"tutur Ridwan.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved