Breaking News:

Liga Champions

Hanya Juarai Liga Champions Bersama Barcelona, Pep Guardiola Dicibir Kering Prestasi Tanpa Messi

"Tiki-taka hanya berfungsi ketika Anda memiliki pemain yang secara teknik unggul atas lawan mereka." ujarnya

TWITTER.COM/SKYSPORTSSTATTO
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. 

BANGKAPOS.COM - Pelatih Manchester City mendapa cibiran dari pelatih Terbaik Jerman 2003, 2005, dan 2009.

Kemampuan Pep Guardiola dicibir  tanpa kehadiran Lionel Messi dalam skuadnya.

Pep Guardiola meraih kesuksesan besar ketika melatih Barcelona.

Menukangi Barcelona dalam periode 1 Juli 2008 hingga 30 Juni 2012, Guardiola mempersembahkan dua gelar Liga Champions.

Namun, sejak menjuarai Liga Champions pada 2009 dan 2011, Pep Guardiola kering prestasi di kompetisi antarklub paling elite Eropa.

Pep Guardiola dan Lionel Messi berpelukan saat sama-sama membela Barcelona.
Pep Guardiola dan Lionel Messi berpelukan saat sama-sama membela Barcelona. (TWITTER.COM/FOXSPORTSBRASIL)

Menangani Bayern Muenchen dalam kurun waktu 1 Juli 2013 sampai 30 Juni 2016, Guardiola gagal mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Melatih Manchester City dari 1 Juli 2016 hingga detik ini, Pep Guardiola juga belum mampu kembali merajai Eropa.

Hal ini mengundang komentar dari pria yang dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Jerman pada 2003, 2005, dan 2009.

Sosok tersebut adalah Felix Magath.

Nama Magath paling harum ketika membawa Bayern Muenchen menjadi kampiun Bundesliga pada 2005 dan 2006.

Halaman
12
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved