Breaking News:

Bangka Tengah Election

Jadi Komoditas Andalan, Korari Suwondo Bakal Perhatikan Nasib Petani Sawit

Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah, H. Korari Suwondo bakal memperhatikan nasib petani sawit melalui program percepatan peremajaan

Editor: Iwan Satriawan
ist
Jadi Komoditas Andalan, Korari Suwondo Bakal Perhatikan Nasib Petani Sawit 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah, H. Korari Suwondo bakal memperhatikan nasib petani sawit melalui program percepatan peremajaan (replanting) kebun sawit atau mengganti tanaman yang tidak produktif menjadi tanaman lebih produktif.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk perhatiannya kepada sektor perkebunan yang selalu menjadi andalan penyumbang devisa bagi daerah maupun secara nasional.

Sawit merupakan salah satu komoditas andalan Indonesia dan menjadi penyumbang devisa terbesar setelah batu bara. Berdasarkan data Kementerian Pertanian 2019, produksi sawit (minyak sawit dan inti sawit) 2018 tumbuh 6,85% menjadi 48,68 juta ton dari tahun sebelumnya.  

Jumlah produksi tersebut terdiri atas sawit dari perkebunan rakyat sebesar 16,8 juta ton (35%), perkebunan besar negara 2,49 juta ton (5%), dan perkebunan besar swasta 29,39 juta ton (60%). Produksi sawit nasional telah melonjak lebih dari 5.600% atau sekitar 144% per tahun.  

Sepanjang 2018 volume ekspor minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) naik 1,85% menjadi 28,3 juta ton dari tahun sebelumnya. Namun, nilainya turun sebesar 12% seiring jatuhnya harga CPO di pasar internasional sebesar 21% menjadi US$ 535/ton dari tahun sebelumnya US$ 679/ton.

Korari mengatakan, petani yang memiliki tanaman berusia lebih dari 25 tahun bakal mendapatkan bantuan bibit baru yang lebih produktif. Diproyeksikan program ini akan dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kami akan mempercepat program replanting sawit sehingga produktivitas meningkat. Sebagai komoditas andalan, proyek ini akan menjadi prioritas," kata Korari, Selasa (13/10/2020).

Menurut dia, dengan kondisi melemahnya ekonomi imbas pandemi virus corona peningkatan produktivitas sawit harus segera dilakukan untuk mempercepat pemulihan.

Selain itu, sektor perkebunan ini terbukti tidak menjadi klaster-klaster penyebaran virus lantaran pekerjaannya yang berada di luar ruangan dan kaya akan sinar matahari.

Untuk mempercepat proses realisasi, Korari bakal mempermudah proses administrasinya. "Semua persyaratan akan dipermudah bagi para petani rakyat. Kami optimistis akan mampu mebangkitkan ekonomi pasca pandemi," kata dia.

Sementara itu, Ansori (36 tahun) petani di Kecamatan Koba berharap program itu bisa segera terealisasi. Setelah itu program dilaksanakan, upaya untuk menjaga stibilitas harga tandan buah sawit (TBS) juga harus diperhatikan.

Dengan begitu, kesejahteraan petani akan meningkat. "Sekarang harga TBS sering naik turun, ini harus mendapatkan perhatian dari pemerintah agar kami tidak merugi," ujarnya.

Sebagai informasi, H. Korari Suwondo telah resmi ditetapkan oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah mendampingi Bakal Calon Bupati Didit Srigusjaya.

Mereka pun mendapatkan dukungan dari empat partai koalisi yakni Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora Indonesia dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved