Breaking News:

Otomotif

Miliki Dampak Buruk, Ini Kerugian Sering Ngecas Gawai dari Power Outlet Mobil

Hal tersebut tak lain bertujuan memfasilitasi kebutuhan pengisian daya ke ponsel atau gawai dalam perjalan.

(blogpspot)
Ilustrasi power outlet, lighter port, pengisi daya pada kendaraan. 

BANGKAPOS.COM - Mengikuti perkembangan, kebanyakan mobil baru saat ini sudah dilengkapi dengan power outlet.

Tak hanya satu, bahkan sampai ada yang menyediakan mulai dari baris pertama hingga ketiga.

Hal tersebut tak lain bertujuan memfasilitasi kebutuhan pengisian daya ke ponsel atau gawai dalam perjalan.

Banyaknya power outlet yang disediakan juga guna mengakomodir seluruh penumpang, sehingga bisa digunakan secara bersamaan.

Namun demikian, di balik kepraktisan dan kemudahan yang diberikan power outlet, ternyata memiliki dampak buruk yang harus diwaspadai, yakni pengaruh pada daya tahan bateri dari gawai atau ponsel itu sendiri.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, pengisian daya ponsel atau gawai dari power outlet kendaraan sebisa mungkin dihindari.

Bila terlalu sering dilakukan, lama kelamaan bisa berdampak buruk.

"Sebaikannya dihindar charging baterai HP di mobil, karena tegangannya naik turun mengikuti putaran mesin," kata Didi, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Didi mengatakan, arus listrik pada mobil tidak stabil, atau mudah naik dan turun.

Kondisi tersebut dapat memberikan efek buruk bagai gawai atau ponsel yang sedang melakukan pengisian daya.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved