Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tekuni Bisnis Tanaman Hias dari Hobi, Agy Hasilkan Varietas Baru Caladium di Nursery Air Sawah

Agy Kurniawan merupakan satu diantaranya pembudidaya tanaman hias di Bangka Belitung.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Agy Kurniawan, pengrajin tanaman hias Nursery Air Sawah dan beberapa tanaman hias, termasuk jenis caladium yang di pegangnya menjadi varietas baru yang hasil persilangan. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Agy Kurniawan merupakan satu diantaranya pembudidaya tanaman hias di Bangka Belitung.

Sebelum menekuti dunia tanaman hias, pria asal Kampung Dul ini berkecimpung di berbagai dunia pekerjaan mulai dari petani, tambang, pedagang minyak hingga terjun ke dunia tanaman hias.

"Awalnya teman yang mengajak saya untuk mengeluti bisnis tanaman ini karena dia tidak punya partner dan dari situ saya tertarik untuk menggeluti tanaman hias ini,"sebut Agy pada bincang UMKM, Selasa (13/10/2020) yang dipandu host Edy Yusmanto.

Dia mengatakan sejak dulu dirinya memang suka dengan tanaman hias dan mulai menekuni kembali sejak umurnya 27 Tahun.

"Dari dulu sejak SMP, saya suka dengan tanaman hias, awalnya waktu belajar muatan lokal dan kurang lebih ini sudah kita geluti selama kurang lebih 7 tahun,"ucapnya.

Bersama dengan sahabatnya yang berpengalaman di dunia tanaman, dirinya mulai belajar untuk membudidayakan tanaman hias, hingga saat ini usaha tanaman hiasnya berkembang pesat yang dikenal dengan nama Nursery Air Sawah.

"Tanaman hias ini booming sejak tahun 2006 lalu yang mana teman saya sudah mulai menekuni sebelum itu dan dari dia saya belajar banyak mengenai tanaman hias ini,"ungkap Aggy.

Selain bisa menghasilkan ekonomi, menurutnya tanaman hias adalah bagian yang sangat berarti dalam hidupnya, bahkan jika ada pembeli yang hanya sekedar coba-coba atau mengikuti tren, maka dia menyarankan sebaiknya untuk tidak membeli tanaman hias di tempatnya.

"Ketika melihat tanaman ini pikiran saya menjadi tenang dan fresh apalagi saat ini bisa bernilai besar, kemarin ada pembeli yang ingin membeli tanaman dengan harganya lumayan tinggi tetapi di sini kita tanyakan dulu kepada pembeli apakah benar-benar hobi ingin merawat tanaman hias atau hanya ikut-ikutan dan ini sangat penting kasihan tanamannya jika hanya dirawat sesaat. Kita sebagai penjual harapannya tanaman yang dibeli ini bisa lebih baik perawatannya," tutur Agy.

Dia menyebutkan bibit tanaman hias yang ada ditempatnya ini merupakan bibit-bibit yang dibeli dari berbagai tempat dan derah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved