Breaking News:

Penanganan Covid 19

Vaksin Covid-19 Tidak Gratis, Hanya Orang-orang Ini yang Tidak Bayar Pakai Vaksin Corona

Ternyata vaksin Covid-19 yang didatangkan dari beberapa negara ke Indonesia untuk masyarakat tidak gratis.

Editor: fitriadi
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat meminum segelas jamu beras kencur di kantor pusat Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ternyata vaksin Covid-19 yang didatangkan dari beberapa negara ke Indonesia untuk masyarakat tidak gratis.

Ada kategori masyarakat yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 gratis dari pemerintah.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam kunjungan kerja ke China pada pekan lalu, menguraikan persiapan detail program vaksinasi Covid-19.

Ia melanjutkan, prioritas para tenaga kesehatan dan aparat keamanan yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Pada tahap awal, kami akan memberikan prioritas vaksin kepada mereka yang di garda terdepan, yaitu medis dan paramedic, pelayanan public, TNI/Polri, dan seluruh tenaga pendidik” kata Menkes Terawan, seperti dikutip dalam rilis Kemenko Maritim, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Inilah Isi Perpres Vaksin Covid-19 yang Diterbitkan Presiden Jokowi

Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Menurun, Angka Kesembuhan Meningkat

Baca juga: Setelah 6,6 Juta Vaksin Covid-19 dari China, Kini 100 Juta Vaksin Corona Segera Tiba dari Inggris

Baca juga: Cara Agar Tidak Tertular Covid-19 Setelah Bepergian ke Luar Rumah

Menkes menyebut, para garda terdepan dan yang tidak mampu secara ekonomi akan dibayarkan vaksinnya oleh Pemerintah.

"Mereka yang di garda terdepan dan peserta Penerima Bantuan Iuran alias PBI dalam BPJS Kesehatan akan ditanggung biaya vaksinnya oleh Pemerintah," ungkapnya.

Untuk menjaga akuntabilitas pengadaan vaksin, maka vaksin yang dibayarkan pemerintah maupun yang mandiri tetap harus melalui Bio Farma, sebagai BUMN yang ditunjuk untuk pengadaan vaksin.

Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, dalam waktu dekat Bio Farma diminta memaparkan kepada publik mengenai biaya pembelian vaksin dari semua mitra kerjasamanya.

Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto ini menuturkan, jajarannya telah menyiapkan program vaksinasi tersebut dan mengambil langkah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di Indonesia dan akan segera melakukan simulasi di beberapa puskesmas.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved