Breaking News:

WIKI BANGKA

48 Tahun Tetap Eksis, Ako Abun Konsisten Jual Es Campur, Laku 200-300 Gelas Raih Omzet Jutaan Rupiah

Tahun 1973, ucap Ako Abun sambil mengenang awal mula dirinya bisa berjualan es campur yang dijual dengan harga Rp 25 pada saat itu.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ako Abun saat membuat es campur 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Suara Yanti (36) menggema di basemant Ramayana Pangkalpinang.

"Yo Es Abun, es kacang, es bubur kacang," teriaknya memanggil pembeli.

Wanita berbaju merah ini tak lain adalah anak bungsu dari Ako Abun, penjual es campur yang legendaris.

Pasalnya es berisi kacang merah, cincau dan tapai ini terus eksis selama 48 tahun lamanya di pusat pembelanjaan kota Pangkalpinang ini.

Pria berusia 64 tahun ini terlihat sehat dan bugar, tangannya dengan lincah meracik es campur khas miliknya ini.

Dengan cekatan ia mengisi gelas bening itu dengan es yang telah digerus dengan mesin serut otomatis serta dicampur bahan baku yang selalu berkualitas.

Tahun 1973, ucap Ako Abun sambil mengenang awal mula dirinya bisa berjualan es campur yang dijual dengan harga Rp 25 pada saat itu.

"Awal ikut kawan ayah jualan es ini, tapi yang mengelola usaha es dia itu tetap saya saja. Kemudian tahun 1976 saya buka usaha es campur sendiri," ungkap Ako Abun sambil sumringah, Kamis (15/10/2020) saat berbincang dengan Bangkapos.com.

Dikisahkannya, awal membuka itu berlokasi sama tetapi fungsi guna tempatnya adalah terminal, hingga kini telah bereformasi menjadi basemant.

Bertahun-tahun berjualan es, tak pernah terbesit dipikirannya untuk beralih usaha lain.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved