Breaking News:

AJI Pangkalpinang Kecam Tindakan Intimidasi Anggota DPRD Bangka Tengah Terhadap Jurnalis

AJI Biro Pangkalpinang meminta agar tindakan intimidasi kepada jurnalis diselesaikan secara hukum

Penulis: | Editor: ibnu Taufik juwariyanto

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pangkalpinang menyayangkan tindakan intimidasi yang dilakukan anggota DPRD Bangka Tengah terhadap Jurnalis.

Pernyataan sikap AJI ini disampaikan melalui release yang diterima Bangkapos.com, Jumat (16/10/2020) sore.

Dalam releasenya, AJI menyebut, seorang anggota DPRD Bangka Tengah, Kamis (15/10/2020) melabrak Herdian Farid, jurnalis sebuah media online yang bertugas di Kabupaten Bangka Tengah.

Oknum anggota DPRD Bangka Tengah emosi lantaran diberitakan sedang merokok saat mengikuti rapat paripurna internal.

Tidak hanya melabrak secara emosi namun terjadi kekerasan terhadap sang jurnalis lantaran salah satu oknum anggota DPRD Bangka Tengah berusaha merebut ponsel jurnalis yang sedang merekam apa yang dilontarkan oknum anggota DPRD Bangka Tengah.

Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Biro Pangkalpinang, Barliyanto dalam releasenya mengaku menyayangkan kejadian yang menimpa jurnalis di Bangka Tengah tersebut.

"Perbuatan yang dilakukan oknum anggota DPRD Bangka Tengah tersebut tidak hanya melanggar aspek pidana dalam KUHP; pengeroyokan, penganiayaan dan intimidasi. Melainkan juga upaya penghalang-halangan kerja jurnalistik sebagaimana diatur dalam UU Pers Nomor 40 tahun 1999," ungkap Barliyanto, Jumat (16/10/2020).

Barliyanto menjelaskan, pasal 4 UU Pers mengatur bahwa pers berhak mencari, memperoleh, mengolah, dan menyebarluaskan informasi. Sementara pasal 18 mengatur bahwa setiap orang yang menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik akan diancam pidana maksimal dua tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Dengan peristiwa ini, lanjut Barliyanto, AJI Biro Pangkalpinang meminta agar jurnalis yang mengalami kekerasan melapor kejadian tersebut ke aparat keamanan untuk diusut secara tuntas.

Barliyanto juga mengimbau pimpinan perusahaan ikut memberikan pendampingan hukum kepada jurnalisnya yang menjadi korban kekerasan atau intimidasi sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved