Breaking News:

Malu Mr P Diumbar ke Banyak Orang, PNS Kepala Pasar di Probolinggo Adukan Istrinya ke Polisi

Di tengah proses perceraian, sang istri membuat gosip dengan menyebut Mr P milik suaminya kecil.

Bangkapos.com
Ilustrasi PNS laporkan istrinya ke polisi gara-gara menyebut Mr P suaminya kecil. 

BANGKAPOS.COM , PROBOLINGGO - Tidak terima rahasia pribadinya diumbar di hadapan orang lain, seorang pegawai negeri sipil melaporkan istrinya ke polisi.

Di tengah proses perceraian, sang istri membuat gosip dengan menyebut Mr P suaminya kecil.

Sang istri mengumbar rahasia tersebut kepada para pedagang pasar serta tetangganya.

Alhasil, pria yang masih sah jadi suaminya itu tersinggung dan merasa dipermalukan.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Dilatarbelakangi Cinta Segi Empat Istri Selingkuh dengan Dua Pria Sekaligus

Baca juga: Kronologi Oknum Pejabat Selingkuhi Istri Warga, Akui Sudah Lima Kali Lakukan Hubungan Terlarang

Baca juga: 12 Alasan Pria Selingkuh, Istri dan Pacar Harus Tahu, Ada Kesempatan Hingga Egois

Baca juga: Mengapa Istri Selingkuh? Kenali Tanda-tanda Tersembunyi Istri Berpaling ke Pria Lain

Dilansir Bangkapos.com dari Kompas.com, Aparatur Sipil Negara (ASN) itu berinisial H, kepala pasar di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Tidak hanya melaporkan istri berinisial P (46), H juga melaporkan kerabat P, yaitu NH (50), karena bersama-sama menyebarkan gosip yang menghancurkan nama baiknya.

"Iya. Saya lapor ke polisi karena merasa malu dan dicemarkan nama baik saya. Sampean langsung wawancara ke pengacara saya ya," kata H, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2020).

Pengacara H, Siti Zuroidah Amperawati, mengatakan, kliennya tidak terima digosipkan seperti itu.

Sebab, itu adalah masalah internal keluarga, tapi diungkap ke publik oleh istrinya.

Gosip yang disebar P, lanjut Siti, diketahui banyak orang dan bikin malu H selaku ASN dan kepala pasar.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved