Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tingkatkan Wawasan, 140 Peserta Ikuti Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Pencerahan Agama

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung mengadakan Bimbingan Teknis

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita).
Foto kegiatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung mengadakan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Pencerahan Agama Angkatan 1 di Hotel Grand Vella, Jumat (16/10/2020) 

BANGKAPIS.COM, BANGKA -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung mengadakan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Pencerahan Agama Angkatan 1 di Hotel Grand Vella, Jumat (16/10/2020).

Kegiatan yang diikuti 140 peserta bimbingan teknis ini diselenggarkaan selama dua hari pada tanggal 16-17 Oktober 2020.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Ridwan mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan dua angkatan.

Angkatan pertama di pulau Bangka dan angkatan kedua di pulau Belitung nantinya.

"Alhamdulillah 140 peserta ini berasal dari lima kabupaten di pulau Bangka. Dasar hukum melaksanakan kegiatan ini adalah Peraturan Menteri Agama No 18 tahun 2020 tentang rencan strategis menteri agama tahun 2020-2024," ujar Ridwan dalam sambutan saat membuka kegiatan ini.

Tujuan kegiatan ini pertama, dalam rangka mewujudkan pelaksanaan bimbingan teknis penguatan kompetensi penceramah yang efektif, efesien dan transparan.

Kedua, mempersiapkan para penceramah yang akan meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan profesionalitasnya.

Ketiga, memberikan arah kebijakan dalam pelaksanaan program bimbingan teknis penguatan komptensi penceramah yang sedang dilaksanakan di tingkat pusat dan provinsi.

"Alhamdulillah, atas nama masyarakat dan pemerintah provinsi Babel mengucapkan terimakasih kepada bapak menteri agama, dirjen dan bimbingan masyarakat islam yang telah memberikan kesempatan kepada kami dengan kuncuran anggaran dalam rangka pelaksaanan kegiatan ini," jelas Ridwan.

Ia berharap mendapatkan arahan, bimbingan dan materi terkait berbagai hal dalam pemahaman kebangsaan bisa didapatkan oleh para penceramah.

"Tentu juga kita harapkan tentang pemahaman moderasi beragama yang sedang menjadi program strategis pemerintah 2020-2024. Kami berharap arahan terkait berbagai kebijakan pemerintah dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan menuju Indonesia maju," kata Ridwan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof Dr Kamaruddin Amin dalam sambutannya menjelaskan terkait peran penting kementerian agama.

Pertama, meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama.

Kedua, memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama

Ketiga, meningkatkan layanan yang adil mudah dan merata

Keempat, meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu

Kelima, meningkatkan produktivitas dan daya saing pendidikan

"Oleh karena itu wajib hukum bagi kita semua terus merawat keagamaan kita. Tugas Kemenag begitu besar sehingga dilengkapi oleh berbagai struktur dan instrumen. Saya juga sedikit ingin menyampaikan informasi terkait pembangunan agama dan dakwah di Indonesia," kata Kamaruddin.

Lebih lanjut, ia menyebutkan hampir 600 ribu masjid dan musola di Indonesia yang sudah terverifikasi digital sedangkan secara manual lebih dari itu.

"Namun ada yang menjadi tantangan bagi kita, musola harus kita rawat dan dijaga untuk menyebarluaskan nilai-nilai agama yang baik," tutur Kamaruddin

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita .

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved