Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jembatan Gantung Roboh Molen Sebut Masih Tanggung Jawab Kontraktor, Pemkot Rugi Waktu

Molen menyebutkan secara garis besar robohnya jembatan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Resha Juhari
Pembangunan Jembatan Gantung atau Jerambah Gantung yang sedang dilaksanakan pihak Pemkot Pangkalpinang, Jumat (16/10/2020) roboh. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pasca robohnya jembatan gantung pada Jumat, (16/10) malam, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) langsung menginstruksikan PU untuk meninjau ke lokasi.

"Hari ini inspektorat kami juga turun ke lapangan bersama didampingi pihak kejaksaan untuk meninjau sejauh mana baik secara teknisnya atau bagaimana," ujarnya.

Dia menyebutkan, secara garis besar robohnya jembatan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor.

Baca juga: Diserang Covid, Anggota DPRD Babel Menyerah Setelah 2 Minggu Dirawat, Ucapan Bela Sungkawa Mengalir

"Kami sebetulnya belum ada dirugikan, tapi kita dirugikan oleh waktu pelaksanaan itu akhirnya agak sedikit terganggu tadinya target kita selesai 1 Januari 2021 itu launching ini mereka kerja keras untuk mengejar itu," tuturnya.

Meski demikian, ia tetap meminta ditargetkan jembatan tersebut selesai tepat waktu sesuai dengan yang direncanakan.

Baca juga: Belum Selesai Dibangun Jembatan Gantung Roboh , Terdengar Suara Seperti Boom , Pekerja Pagari Jalan

"Kalau mereka molor mereka akan dikenakan denda, oleh sebab itu tim kita turun ini jangan sampai terulang, dan ini tetap jadi tanggung jawab mereka, kita tetap menuntut pihak kontraktor untuk menyelesaikan itu," ucapnya.

Dia menuturkan, robohnya jembatan jerambah gantung yang belum sempat selesai itu menjadi pelajaran banyak pihak.

"Kita ambil sisi positifnya untung jembatan itu roboh belum selesai dibangun, nah ini tentu jadi pelajaran kita berarti harus lebih intens lagi untuk mengawasi para pekerja itu jangan sampai nanti kita peresmian roboh lagi," tegasnya.

"Nah ini kita kasih kesempatan untuk kontraktor menyelesaikan itu, kita hormati mereka, siapa sih yang mau bencana tapi tetap kita menuntut mereka untuk segera menyelesaikan itu," tambahnya.

(Bangkapos.com / Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved