Breaking News:

Jembatan Jerambah Gantung Roboh

Pemerhati Publik Khawatir Jembatan Jerambah Gantung Roboh Kembali, Perlu Evaluasi Komprehensif

Pemerhati Publik dan Ketua LP5 Babel, Jumli Jamaluddin mengatakan butuh evaluasi matang dan komprehensif.

Bangkapos/Resha Juhari
Sejumlah pekerja berada di lokasi ambruknya Jembatan Jerambah Gantung, Jumat (16/10), malam. Proyek pemkot senilai Rp25 miliar ini sedianya ditargetkan selesai awal tahun depan. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerhati Publik dan Ketua LP5 Babel, Jumli Jamaluddin mengatakan butuh evaluasi matang dan komprehensif tentang pembangunan jembatan jerambah gantung, agar tidak roboh kembali dan tidak menelan korban jiwa nantinya.

"Masih beruntung robohnya barang publik dan jasa publik berupa jerambah gantung pada saat baru mulai dibangun. Saya membayangkan dan mengkhawatirkan robohnya jika saat peresmian nanti dan atau sudah beroperasi untuk dilewati publik gimana jadinya, akan banyak yang jadi korban, mesti bersyukur dan masih beruntung roboh saat baru mulai dibangun serta tidak menelan korban jiwa," ungkap Jumli, Sabtu (17/10/2020).

Lebih lanjut, ia menyebutkan kedepannya harus benar-benar direncanakan secara matang dan komprehensif tersebut dikarenakan itu untuk kepentingan publik.

Diakuinya, pembangunan jembatan jerambah gantung sangat penting bagi kelancaran akses masyarakat.

Termasuk akses prekonomian maupun peningkatan pariwisata dan tentu itu sebagai langkah upaya walikota untuk peningkatan kemajuan kota Pangkalpinang.

"Bukan soal nilai pembangunannya tapi diharapkan jembatan ini paling tidak bisa berfungsi sampai 25 tahun kalau memungkinkan, sebelum ada perbaikan dan peningkatan pada masa 25 tahun tersebut," harap Jumli.

Baca juga: BREAKING NEWS Jerambah Gantung Roboh, Dua Pekerja Terluka, Ini Penjelasan Kadis PU Pangkalpinang

AMBRUK--Jembatan Jerambah Gantung yang dalam tahap pembangunan ambruk, Jumat (16/10), malam
AMBRUK--Jembatan Jerambah Gantung yang dalam tahap pembangunan ambruk, Jumat (16/10), malam (Bangkapos/ Resha Juhari)

Baru Delapan Bulan Dibangun Jembatan Gantung Ambruk

Jembatan Gantung yang berlokasi di Kelurahan Jerambah Gantung Kota Pangkalpinang yang baru dibangun hampir delapan bulan, sejak 22 April 2020 sampai 17 Desember 2020, Jumat (16/10/2020) roboh.

Biaya yang dikeluarkan Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk membangun jembatan sepanjang 70 meter itu  sebesar Rp 25.980.529.000 .

Jembatan tersebut menggantikan Jerambah Gantung yang dibangun Belanda pada 1938 silam.

Halaman
1234
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved