Breaking News:

WIKI BANGKA

Menyelisik Jejak Sejarah Pantai Pasir Padi , Sebagai Ikon Wisata Kota Pangkalpinang

Hal unik terselip pada penamaan pantai yang menjadi ikon wisata Kota Pangkalpinang, hal ini tentunya karena terdapat kata 'Padi' dalam nama tersebut

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Pantai Pasir Padi yang berada di Jalan Raya Pasir Padi, Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Hamparan pasir putih yang dimiliki Pantai Pasir Padi, tentunya menjadi primadona bagi semua mata yang memandang keelokan pantai yang berada di Jalan Raya Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, Minggu (18/10/2020).

Desiran ombak yang tenang, dengan angin yang berhembus seakan menambah kesejukan atau keindahan dari pantai Pasir Padi.

Namun hal unik terselip pada penamaan pantai yang menjadi ikon wisata Kota Pangkalpinang, hal ini tentunya karena terdapat kata 'Padi' dalam nama tersebut walaupun padi kini tak lagi ditemukan di Kawasan Pantai Pasir Padi.

Namun penamaan Pantai Pasir Padi yang memiliki kata Padi, pun tentunya seakan tak lepas dari sejarah panjang Pantai Pasir Padi.

Berangkat dari hal tersebut Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung, Dato' Akhmad Elvian, DPMP pun menjelaskan dalam Peta Pangkalpinang: Published as Hind IOS7 by Svy Dte ALFSEA, 1946; Drawing and Reproduction: L.H.O. Cartographic Coy-Aust. Survey Corps. Sep,’45

"Di sisi Timur Distrik Pangkalpinang terdapat satu sungai yang mengalir dari Kiarapangkoh Hill kearah Timur, terus berbelok ke arah Utara bertemu dengan Aik Teloe yang bersumber dari Gosong Sanggak, kemudian aliran sungai bermuara di selat Karimata," jelas Dato' Akhmad Elvian.

"Posisi muara sungai, terletak di sisi Selatan muara sungai Batoeroesa setelah gosong Tinggi. Wilayah sebelah Barat sungai merupakan wilayah rawa-rawa hutan Mangrove yang sangat luas sampai ke sisi Timur sungai Rangkoei dengan beberapa anak sungainya yaitu Aik Tioeng, Aik Ati, Aik Koedjoed dan Aik Segenting serta beberapa gosong yaitu gosong Sanggak, gosong Tinggi, gosong Kelokop dan Kelekak Patong," ungkapnya.

Pantai Pasir Padi yang berada di Jalan Raya Pasir Padi, Kota Pangkalpinang.
Pantai Pasir Padi yang berada di Jalan Raya Pasir Padi, Kota Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Pada wilayah pesisir pantai terdapat banyak ditumbuhi pohon Kelapa dan bekas lahan persawahan, terdapat uji coba penanaman Padi oleh pemerintah Hindia Belanda.

"Oleh sebab itu kemudian sungai dan kawasan pesisir pantai dinamakan dalam peta, dengan nama geografi Pasir Padi. Wilayah petak bekas persawahan terutama terletak antara sisi Barat, Pulai Poenai, sampai ke arah Cape Boenga (Tanjung Boenga)," jelas Elvian.

"Ujicoba penanaman padi sawah oleh Pemerintah Hindia Belanda di pulau Bangka dilakukan di distrik Pangkalpinang, dan di daerah Kebon Jati distrik Mentok, berdasarkan Keputusan Pemerintah Hindia Belanda, Tanggal 19 Desember 1851, Nomor 26. Untuk keperluan pembukaan sawah telah didatangkan enam garu dari pulau Jawa, Enam ekor kerbau dari Keresidenan Palembang, dan didatangkan benih padi berkualitas dari Pulau Jawa dan Keresidenan Palembang. Dalam rangka pembukaan sawah, Pemerintah Hindia Belanda juga membangun pengairan yang tidak hanya diperuntukkan bagi kepentingan proyek pertambangan akan tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan persawahan," ungkap Elvian.

Halaman
12
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved