Breaking News:

Berita Kriminalitas

Nongkrong Hingga Larut Malam , Lima Remaja Terjaring Operasi KRYD , Orang Tua Dipanggil Polisi

Lima remaja terjaring operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD), yang dilaksanakan oleh Polres Pangkalpinang, Sabtu (17/20/2020) malam.

Bangkapos.com/Yuranda
Lima bocah diamankan ke Polres Pangkalpinang, mereka terjaring Operasi KRYD, nongkrong hingga larut malam. Sabtu (17/10/2020) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Lima remaja terjaring operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD), yang dilaksanakan oleh Polres Pangkalpinang, Sabtu (17/20/2020) malam.

Operasi yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pangkalpinang, AKP Johan Wahyudi, menyasar ditempat hiburan malam (THM) dan kos-kosan yang ada di wilayah hukumnya.

Kelima remaja laki-laki, terjaring saat operasi itu.

Mereka yang rata-rata berusiah 13 hingga 16 tahun itu, didapatkan sedang nongkrong di tempat gelap, tepatnya di sekitar kosan di Jalan Sriwijaya, Kampung Asam, Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Selanjutnya, kelima orang itu dibawa ke Polres Pangkalpinang, untuk dipanggilkan orang tuanya, dan diberikan surat keterangan agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian.

Kepala Bagian Operasional Polres Pangkalpinang, AKP Johan Wahyudi mengatakan dalam kegiatan KRYD pihaknya, berhasil mengamankan lima orang remaja yang nongkrong sudah larut malam.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, mereka sering minuman keras, guna antisipasi hal yang tidak diinginkan. pihaknya langsung membawa ke lima bocah itu untuk diamankan ke Polres Pangkalpinang.

"Kami bawa ke polres, karena laporan dari masyarakat mereka sering minum-minuman keras di sekitar sini, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kami bawa dan memanggil orang tua mereka," ungkap Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi, Minggu (18/10/2020).

Lima bocah diamankan ke Polres Pangkalpinang, mereka terjaring Operasi KRYD, nongkrong hingga larut malam. Sabtu (17/10/2020)
Lima bocah diamankan ke Polres Pangkalpinang, mereka terjaring Operasi KRYD, nongkrong hingga larut malam. Sabtu (17/10/2020) (Bangkapos.com/Yuranda)

Lebih lanjut, kata AKP Johan, kelima remaja tersebut masih berusia sekolah, SMP dan SD. GA (13), Ap (14), Hp (15), ketiganya merupakan siswa SMP, sedangkan RA (13) siswa SD dan TS (16) sudah putus sekolah, mereka merupakan warga Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kota Pangkalpinang, agar menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi tindakan kejahatan di masyarakat.

"Masyarakat harus berperan aktivitas dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya, supaya Kota Pangkalpinang tetap kondusif," ucap AKP Johan.

( Bangkapos.com / Yuranda )

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved