Breaking News:

Doa Saat Terjadi Angin Kencang dan Hujan Lebat, Rasulullah Baca Doa Ini Agar Hujan Membawa Berkah

Ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah ketika terjadi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang, kilat dan petir.

Editor: fitriadi
kolase Tribun Manado/Tribunnews
Ilustrasi puting beliung dan angin kencang 

Keduanya sunnah diamalkan sebagai bentuk dzikir kepada-Nya.

Waspada Ini Daerah-daerah yang Bakal Kena Dampak Fenomena La Lina

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini soal datangnya fenomena La Lina.

La Lina diperkirakan akan melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Dampaknya berupa hujan lebat, angin kencang dan cuaca ekstrem lainnya.

Peringatan dini potensi hujan lebat sepekan ke depan ini dikeluarkan oleh BMKG pada Minggu (18/10/2020).

Sebelumnya, BMKG telah merilis informasi yang menyatakan, bahwa saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik dengan intensitas sedang (moderat).

Apa Itu La Nina?

Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara, Siswanto mengatakan La Nina adalah kondisi penyimpangan (anomali) suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin daripada kondisi normalnya.

La Nina akan dinyatakan sebagai “Kejadian La Nina” atau “La Nina event” apabila kondisi penyimpangan (anomali) suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin daripada kondisi normalnya.

Selain itu, perubahan permukaan laut tersebut juga diikuti oleh perubahan sirkulasi atmosfer di atasnya.

Berupa peningkatan angin pasat timuran lebih kuat dari kondisi normalnya, dan telah berlangsung beberapa bulan (2-3 bulan).

"Kondisi La Nina dapat berlangsung dengan durasi selama beberapa bulan hingga dua tahun dan berulang setiap beberapa tahun (siklus 2-8 tahun). Kejadian La Nina dapat mempengaruhi perubahan pola cuaca global," kata Siswanto.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyampaikan bahwa BMKG melakukan pemantauan terhadap indikator laut dan atmosfer.

Hasil analisis pemantauan tersebut ternyata menunjukkan, suhu permukaan laut mendingin -0.5 derajat celsius hingga -1.5 derajat celsius selama dasarian terakhir atau 70 hari.

Ini juga diikuti oleh dominasi aliran zonal angin timuran yang merepresentasikan penguatan angin pasat.

"Bagi Indonesia, La Nina yang terjadi pada periode awal musim hujan ini berpotensi meningkatkan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah," kata Guswanto.

Guswanto berkata, dampak La Nina terhadap curah hujan di Indonesia tidak seragam, baik secara spasial maupun temporal, bergantung pada musim atau bulan, wilayah, dan kekuatan La Nina itu sendiri.

Penyebab potensi hujan lebat sepekan mendatang

Guswanto juga menjelaskan selain kekuatan La Nina yang terpantau, ternyata ada beberapa kondisi atmosfer lainnya yang juga menyebabkan potensi curah hujan intensitas lebat pada seminggu mendatang. Di antaranya adalah sebagai berikut.

- Pengaruh sirkulasi angin monsun

- Pengaruh anomali iklim di Samudera Pasifik

- Penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari barat ke timur berupa gelombang Madden Julian Oscillation (MJO)

- Gelombang Kelvin

- Penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari timur ke barat berupa gelombang Rossby

Menurut Guswanto, dari beberapa pengaruh tersebut, hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya aktivitas MJO di atas wilayah Indonesia, yang merupakan kluster atau kumpulan awan berpotensi hujan.

"Aktivitas La Nina dan MJO pada saat yang bersamaan ini dapat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia," ujarnya.

BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Berikut wilayah yang berpotensi kena dampak MJO untuk periode 18 - 24 Oktober 2020:

- Aceh

- Sumatera Utara

- Sumatera Barat

- Riau

- Jambi

- Bengkulu

- Sumatera Selatan

- Kepulauan Bangka Belitung

- Lampung

- Banten

- DKI Jakarta

- Jawa Barat

- Jawa Tengah

- DI Yogyakarta

- Jawa Timur

- Bali

- Nusa Tenggara Barat

- Kalimantan Barat

- Kalimantan Utara

- Kalimantan Timur

- Kalimantan Tengah

- Kalimantan Selatan

- Sulawesi Utara

- Sulawesi Barat

- Sulawesi Tengah

- Sulawesi Selatan

- Maluku Utara

- Papua Barat

- Papua

( Bangkapos.com /Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Doa Ketika Hujan Lebat, Kilat Petir dan Angin Kencang, dan Kompas.com berjudul Waspadai Hujan Lebat Sepekan Mendatang Akibat La Nina, Ini Wilayahnya

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved