Berita Pangkalpinang
Dampak Pandemi Covid-19, Sektor Wisata Pantai Pasir Padi Belum Meningkat
Kabid Destinasi dan Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi mengungkapkan sektor pariwisata di Kota Pangkalpinang belum ada peningkatan
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kabid Destinasi dan Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi mengungkapkan sektor pariwisata di Kota Pangkalpinang belum ada peningkatan sejak kembali dibuka akibat pandemi Covid-19.
Hal ini diungkapkan khususnya pada sektor wisata Pantai Pasir Padi yang sempat ditutup, selama tiga bulan dan dibuka kembali pada Juni 2020 akibat dampak dari pandemi Covid-19.
"Saat ini pariwisata kita belum bisa maksimal, hal ini ditambah dengan terusnya ada kasus positif Covid-19 sehingga pariwisata kita lajunya melambat. Untuk pantai Pasir Padi sudah kita informasikan ke pengelola parkir, jadi SOP harus berjalan seperti masuk pantai harus menggunakan masker handsanitezer dan yang lainnya untuk meningkatkan pariwisata kita," ungkap Dwidy, Selasa (20/10/2020).
Selain itu lambatnya laju peningkatan di sektor wisata pantai Pasir Padi, diakuinya karena mayoritas masyarakat ramai menggunjungi pantai hanya pada waktu-waktu tertentu saja.
"Jadi untuk pariwisata dikatakan meningkat itu belum karena masih sekitar 60% dari biasanya, Kalau untuk objek wisata itu paling hanya sebatas weekend saja, kalau pasir padi itu memang ramai tapi tidak seperti biasanya. Karena dari masyarakat masih ragu, walaupun SOP sudah kami terapkan disana," jelasnya.
Namun lambatnya laju peningkatan di sektor wisata pantai Pasir Padi, berbanding terbalik dengan peningkatan di sektor wisata kuliner.
"Kalau untuk wisata kulinernya itu hampir 80% ke atas atau normal, kalau lihat dari segmentasi pasar untuk keluar dan makan itu sudah hampir normal. Bisa kita lihat di sepanjang jalan Sudirman itu penuh sekali, tetapi itu tetap kita pantau kita berikan pengertian kalau masker itu jangan sampai dilepas," kata Dwidy.
Sementara itu untuk menarik para wisatawan Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, menggandeng beberapa agen travel guna mendongkrak pariwisata khususnya di Kota Pangkalpinang.
"Untuk menarik para wisatawan itu kita berkerjasama dengan agen travel, tapi seperti yang kita ketahui dari himpunan pemandu wisata kita itu jatuh banget karena untuk memandu itu kan butuh ngomong. Jadi mengantisipasi itu menggunakan paket wisata, jadi sekarang ini lagi gencar-gencarnya promosi," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pasir-padi-a.jpg)