Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tiru 1001 Warung Kopi di Belitung, Dinas Pariwisata Buat Destinasi Wisata Kopi di Pangkalpinang

Maraknya warung kopi di Kota Pangkalpinang, membuat Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang berencana membuat destinasi wisata kopi

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Warkop Akew di Jalan Jendral Sudirman yang tetep berdiri dan ramai pelanggan meski kian banyak kopi kekinian di Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Maraknya warung kopi di Kota Pangkalpinang, membuat Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang berencana membuat destinasi wisata kopi guna merangkul para pelaku dan penikmat kopi khususnya di Kota Pangkalpinang.

Hal ini diungkapkan Kabid Destinasi dan Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi, guna membuat wisata baru di Kota Pangkalpinang dengan mengikuti tren yang ada.

"Kalau di Belitung itu punya 1001 warung kopi, nah kita inginnya Pangkalpinang punya wisata seperti itu. Jadi ketika kami perhatikan dibeberapa jalan itu banyak warung kopi yang buka, jadi saya punya konsultan dimana Kota Pangkalpinang itu dibuatkan destinasi baru yaitu destinasi kopi," ungkap Dwidy, Selasa (20/10/2020) kepada Bangkapos.com.

Kabid Destinasi dan Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi
Kabid Destinasi dan Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Namun Dwidy menegaskan pembuatan destinasi wisata kopi masih dalam tahap perencanaan, karena masih mencari lahan strategis untuk para pelaku usaha kopi.

"Kita lihat dulu bagaimana lahan dan konsepnya, kalau lapangan Mandara juga bagus ke arah sungai tapi kita juga masih harus berkoordinasi dengan Bakeuda mengenai lahan mana bisa dijadikan destinasi baru ini. Nanti juga akan kita kumpulkan nama-nama pengusaha kopi, untuk diskusi tapi saya ingatkan ini masih dalam tahap perencanaan," jelasnya.

Lebih lanjut selain sebagai tempat wisata baru, Dwidy juga berharap dengan destinasi tersebut dapat mengurangi para pelaku usaha untuk berjualan di berbagai area pedestrian di Kota Pangkalpinang.

"Untuk menempati lokasi tersebut yang didalamnya ada live musik, kopi, tempat santai khusus untuk para penikmat kopi. Jadi sekarang kita masih mencari lahan mana yang bagus atau menu-menu apa saja yang bisa ditampilkan. Hal ini agar tidak ada lagi yang berjualan di area pedestrian, tapi ini masih dalam tahap perencanaan," ungkap Dwidy. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved