Breaking News:

Buaya di Babel

VIRAL, Buaya Muncul di Jerambah Gantung yang Roboh, Ini Kisah Mistis Buaya Jerambah Gantung

Dalam video durasi singkat itu terlihat seekor buaya yang menampakan diri di permukaan sungai dekat Jembatan Gantung

Penulis: Iwan Satriawan (Wan) CC | Editor: Iwan Satriawan
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Buaya 

Beda dengan Tina, Agus sengaja datang ke kawasan pembangunan jembatan sebab memang kerap kali melihat buaya yang lewat.

"Sering liat buaya lewat, kadang sore-sore dari pada tidak ada kerjaan main kesini kadang sambil mancing, kadang sama anak juga," ucapnya.

Keberadaan buaya di aliran sungai Kerabut yang mengalir dari wilayah Tua Tunu ke sungai Selindung dan bermuara di Sungai Baturusa tentu bukanlah hal yang asing lagi bagi warga setempat.

Bahkan keberadaan buaya tersebut dilengkapi sejumlah mitos yang menyelimutinya.

Buaya Putih

Foto Lanskap Jerambah Gantung di kawasan Kelurahan Gantung Kota Pangkalpinang
Foto Lanskap Jerambah Gantung di kawasan Kelurahan Gantung Kota Pangkalpinang (Bangka Pos/Resha)

Bagi warga Pangkalpinang, terutama warga Kerabut dan Desa Balunijuk tentu tidak asing lagi dengan jembatan atau Jerambah gantung yang berada dialiran sungai Kerabut ini.

Bujang (60) salah satu warga setempat memiliki hubungan emosional yang erat dengan Jerambah Gantung tersebut.

Termasuk kearifan lokal yang dilakoni dia bersama keluarganya sejak 60 tahun lalu saat tinggal di tempat tersebut.

"Namanya dulu Jerambah Gantung bukan Jembatan Gantung. Dibuatkan oleh Belanda tahun 1938 menggunakan seling baja dan kurang lebih lebarnya 1,5 Meter," kata Bujang, saat diwawancarai bangkapos.com, Rabu (9/9/2020) lalu.

Dia menyebutkan, dulu jembatan dipasangi papan untuk orang lewat di sepanjang sungai.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved