Breaking News:

VIRAL Seorang Nenek Ngamuk Gas Air Mata Masuk ke Pemukiman, Ancam akan Tuntut Polisi

Seorang nenek tidak terima karena gas air mata yang disemprotkan oleh pihak kepolisian ke para pendemo sampai ke pemukiman warga.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengunjuk rasa melemparkan kembali gas air mata ke aparat kepolisian saat aksi menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di depan Gedung DPRD Sumut, Medan, Kamis (8/10/2020). Aksi demontrasi dari berbagai lembaga di Medan tersebut berujung bentrok dengan aparat kepolisian. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

BANGKAPOS.COM -- Banyak kejadian unik yang terjadi saat aksi unjuk rasa demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jambi pada Selasa (20/10/2020) kemarin.

Diantaranya seorang nenek sempat mendamprat dan memarahi polisi karena gas air mata. Dia tidak terima karena gas air mata yang disemprotkan oleh pihak kepolisian ke para pendemo sampai ke pemukiman warga.

Kondisi ini membuat beberapa warga menjadi korban gas air mata.

Peristiwa tersebut berawal dari aksi demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jambi pada Selasa (20/10/2020).

Mereka berdemo dari Gedung DPRD Jambi ke Jalan RE Martadinata.

Unjuk rasa tersebut berlangsung ricuh. Polisi pun menembakkan gas air mata untuk memukul mundur para demonstran.

Beberapa demonstran memang berhasil mundur hingga ke pemukiman.

Namun tak disangka, tembakan gas air mata tersebut masuk ke pemukiman.

Warga yang tidak ikut demo turut kena dampaknya.

Karena hal itu, polisi mendapat amukan dari seorang warga.

Baca juga: Sosok Mahasiswi Diputus Pacar karena Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja Viral TikTok, Kini Saling Blokir

Halaman
1234
Editor: nurhayati
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved