Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Diskusi UU Cipta Kerja , Koalisi Masyarakat Sipil Lontarkan Mosi Tidak Percaya dengan DPR dan DPD RI

Koalisi Masyarakat Sipil Bangka Belitung melontarkan mosi tidak percaya di akhir diskusi dengan DPR RI dan DPD RI dapil Bangka Belitung

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Koalisi Masyarakat Babel diskusi dengan DPR RI dan DPD RI dapil Bangka Belitung terkait Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, Kamis (22/10/2020). 

Kecewa DPR RI dan DPD RI dapil Babel Tak Hadir Semua

Sebelum lontaran "Mosi Tidak Percaya", Koalisi Masyarakat Sipil Babel juga sempat melontarkan kekecewaan atas ketidakhadiran semua anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bangka Belitung.

Pasalnya agenda diskusi pembahasan UU Cipta Kerja yang dimoderatori Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah ini hanya dihadiri satu anggota DPR RI, Rudianto Tjen dan tiga anggota DPD RI meliputi Hudarni Rani, Ust Zuhri, dan Alexander Fransiscus.

Sedangkan dua anggota DPR RI, Bambang Patijaya dan Zuristyo Firmadata serta satu anggota DPD RI Darmansyah Husein berhalangan hadir.

Anggota DPR RI dapil Bangka Belitung Rudianto Tjen mengatakan akan menyampaika aspirasi dari diskusi ini kepada dua rekan yang tidak hadir.

"Aspirasi yang saya terima akan saya sampaikan kepada mereka," kata Rudianto.

Ia juga sempat menjelaskan tentang proses draft UU Cipta Kerja sebelum disahkan dan memohon maaf tidak bisa membahasa pasal per pasal dikarenakan draft asli belum dipegang saat ini.

"UU ini akan dibawa keluar kalau sudah ditandatangani presiden, jadi belum sah. Disahkan di paripurna antara DPR dengan pemerintah tetapi masih perlu persetujuan presiden, karena masih dalam proses. Saya tidak bawa UU, kalau kita bahas point-point bisa-bisa saja berantem di sini tapi barangnya bukan itu," ungkap  Rudianto.

Lebih lanjut, ia membantah terkait adanya agenda-agenda tersembunyi untuk menyusahkan semua pihak tetapi malah bertujuan untuk menyederhanakan UU yang tumpah tindih.

"UU ini dibahas juga secara transparan dan diliput oleh TV parlemen, kita bisa akses dan nonton dalam pembahasannya siang dan malam, memang pembahasan ini, saya sendiri mengikutinya," sebut Rudianto.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved