Breaking News:

Kapal Karam Diterjang Ombak

Perahu PNS Pemprov Bangka Belitung Dihantam Badai, Satu Tewas Enam Selamat, Mengapung di Laut Ini

Edi (43) tenggelam, lalu merenggang nyawa. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Bangka Belitung (Babel) itu jatuh ke laut saat akan memancing ikan

bangkapos.com/dede s
ASN Tewas 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Edi (43) tenggelam, lalu merenggang nyawa. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Bangka Belitung (Babel) itu jatuh ke laut saat akan memancing ikan di Perairan Belitung.

Sementara enam ASN lainnya, juga jatuh ke laut, namun berhasil diselamatkan, Kamis (22/10/2020).

Satu unit perahu nelayan yang ditumpangi tujuh orang ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Babel ini dihantam badai. Perahu terbalik, lalu tenggelam hingga akhirnya menimbulkan korban jiwa.

Perahu yang ditumpangi rombongan ASN itu awalnya hendak pergi memancing dari Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung sekitar Pelabuhan Tanjung Batu.

Namun ketika dalam perjalanan menuju tengah laut, cuaca gelap dan diputuskan pulang. Sayangnya kapal tiba-tiba kandas dan bocor sehingga penumpang panik dan terjatuh ke laut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kapal yang Ditumpangi 7 ASN Pemprov Babel Karam Diterjang Ombak, 1 Orang Tewas

Baca juga: Perahu Terbalik, Satu ASN Pemprov Bangka Belitung Merenggang Nyawa

Baca juga: Tujuh ASN Pemprov Bangka Belitung Jatuh ke Laut, Satu Tewas, Ini Biodatanya

Baca juga: Perahu PNS Pemprov Bangka Belitung Dihantam Badai, Satu Tewas Enam Selamat, Mengapung di Laut Ini

Rombongan ditolong nelayan setempat yang hendak berangkat memancing dan korban dibawa ke darat.

Namun satu orang yang diketahui bernama Edi (43) meninggal dunia diduga karena tenggelam, sedangkan enam lainnya selamat.

"Kondisi jenazah terdapat lecet di dahi dan tangan kiri tapi bukan luka yang bisa menyebabkan kematian.

Perkiraan waktu kematian delapan sampai 12 jam sebelum pemeriksaan luar atau sekitar pukul 12.00 sampai 14.00 WIB," kata Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono dr Gunawan kepada Bangkapos.com.

Berdasarkan informasi, tujuh ASN yang berada di perahu bernama Ermedi (51), Riyo Hayadi (37), M Trinanda (47), Gunawan (53), Ahmad Kornolus (51), Susilo (35) dan terakhir Edi (43) korban meninggal dunia. (Bangkapos.com /dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: ferylaskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved