Breaking News:

Otomotif

Refleks Saat Pandangan Tertutup, Hindari Asal Mengelap Kaca Helm Saat Hujan

Jika salah dalam membersihkan, dampaknya bisa membuat kaca helm malah jadi lecet atau terlihat kusam.

Istimewa/ARF Performance
Disinfektan untuk helm 

BANGKAPOS.COM - Berkendara saat hujan turun menjadi sulit karena pandangan menjadi terbatas. Sebab, air hujan membasahi kaca helm.

Dalam kondisi seperti ini, tak jarang pengendara refleks untuk mengelapnya dengan tangan ketika pandangan semakin tertutupi.

Padahal, membersihkan kaca helm dari air hujan juga tidak bisa asal. Sebab, air hujan yang menempel di kaca helm juga disertai kotoran.

Selain itu, sering kali juga cipratan lumpur dari kendaraan yang ada di depan tak dapat dihindari.

Jika salah dalam membersihkan, dampaknya bisa membuat kaca helm malah jadi lecet atau terlihat kusam.

Tugimin, Research & Development PT Tarakusuma Indah (TI), mengatakan, untuk membersihkan kaca helm, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Jangan langsung mengusap kondisi kaca helm yang kotor karena air hujan. Risikonya adalah lecet kena goresan.

"Paling benar, adalah dengan membasuhnya dahulu dengan air bersih pada bekas hujan sampai larut. Kemudian, baru dilap menggunakan microfiber, sehingga bekas air hujan terangkat optimal," ujar Tugimin, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Sekarang ini, sudah banyak yang menggunakan cairan anti air pada kaca helm. Cairan tersebut mampu membuat efek water repellent.

Beberapa produk bahkan ada yang bersifat anti kabut juga.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved