Breaking News:

Sinyal Jokowi Pasca MUI dan Muhammadiyah Minta Keluarkan Perppu Hingga Tunda UU Cipta Kerja

Undang-undang Cipta Kerja terus berpolemik. MUI dan Muhammadiyah telah bersikap dan bertemu Jokowi beberapa waktu lalu. Seperti apa sinyal Jokowi?

Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (28/5/2020). 

BANGKAPOS.COM - Undang-undang Cipta Kerja terus berpolemik.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah telah bersikap dan bertemu Jokowi beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui Undang-Undang Cipta Kerja saat ini kini tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk diundangkan dalam lembaran negara.

Diketahui, sejak disahkan DPR RI pada 5 Oktober 2020, sejumlah elemen masyarakat melakukan unjuk rasa menolak keberadaan undang-undang tersebut.

Bahkan hingga saat ini demo yang dilakukan masyarakat, buruh, dan elemen masyarakat lainnya terus terjadi menentang kehadiran UU Cipta Kerja.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun sudah menemui Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2020) menyampaikan sikapnya terkait UU Cipta Kerja.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan pengurus MUI yang dipimpin Wakil Ketua MUI Muhyiddin Junaidi menyampaikan ketidaksetujuan masyarakat terutama umat Islam terhadap UU Cipta Kerja.

"Buya Muhyidin Junaedi menyampaikan bahwa undang-undang Cilaka, atau sekarang Cipta Kerja ini ditolak oleh umat dan berbagai elemen masyarakat dengan unjuk rasa," ungkap Wasekjen MUI Najamudin Ramli dalam webinar 'Lintas Elemen Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Serius?', Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: Terungkap Hubungan Kerabat Jokowi dengan Pembunuhnya Adalah Rekan Bisnis, Berikut Motif Pelaku

Berdasarkan hal tersebut, pengurus MUI mengusulkan agar Jokowi mencabut UU Cipta Kerja itu dengan menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu).

Namun, permintaan tersebut ditolak Jokowi.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved