Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Terus Berikan Inovasi, BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Kepada Jurnalis

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memberikan inovasi-inovasi baru ditengah Pandemi Covid-19.

bangkapos.com
Tangkapan layar kegiatan media workshop dan anugerah lomba jurnalistik yang dilaksanakan BPJS Kesehatan melalui zoom metting, Jumat (23/10/2020). 

BANGKAPOS.COM ,BANGKA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memberikan inovasi-inovasi baru ditengah Pandemi Covid-19.

Melalui media workshop dan anugerah lomba jurnalistik yang dilaksanakan pada hari kedua, BPJS Kesehatan mengangkat tema Optimalisasi Layananan BPJS Kesehatan di Era Pandemi Covid-19, Jumat (23/10/2020)

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta, Andayani Budi Lestari mengungkapkan bahwa jumlah peserta JKN saat ini terus tumbuh, yang mana 83 persen dari penduduk Indonesia telah tergabung menjadi peserta JKN.

"Per 1 Oktober 2020 total jumlah peserta yang tergabung sebanyak 224 juta dari tahun sebelumnya jumlah peserta ini terus tumbuh," kata Andayani pada Meida Workshop, Jumat (23/10/2020).

Dia mengungkapkan di tengah pandemi saat ini pihaknya terus memberikan inovasi-inovasi untuk meningkatkan layananyang diberikan kepada peserta.

"Pandemi covid-19 mmbuat semua orang merasakan dampaknya. Mensiasati kondisi pendemi saat ini kita merspon dengan ccepat dalam meningkatkan sinergi dan meminimalisir kondisi pandemi ini dengan memberikan beberapa inovasi," katanya.

Adapun inovasi-inovasi yang telah diberikan pihaknya selama pandemi diantaranya skrining mandiri covid 19, antrian online, dan konsultasi dokter yang bisa melalui aplikasi mobile JKN

Melaui program tersebut, ia mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan inovasi yang telah diberikan.

"Saat ini masyarakat bisa melakukan skrining untuk mendeteksi Covid-19 pada diri sendiri, bisa melakukan pendaftatan tanpa harus datang langsung sehingga tidak terlalu lama menunggu di rumah sakit atau faskes sert masyarakat juga bisa konsulatasi ke dokter langsung tanpa harus bertemu, tentunya ini semua salah satu upaya kita untuk membantu pemerintah memutuskan mata rantai covid-19, dan kita juga berharap ini dimanfaatkan oleh masyrakat atau pihak Faskes," jelas  Andayani.

Sementara itu pihaknya juga memberikan  keringanan kepada peserta melalui program relaksasi yang berlaku sampai dengan desember 2020, dan beberapa program pelayanan lainnya meliputi pelayanan pengajuan pindah kelas, pembayaran, dan lainnya yang bisa diakses melalui mobil JKN.

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved