Breaking News:

Gus Nur Ditangkap Setelah Wawancara dengan Refly Harun Dinilai Melecehkan, Siapa Dia?

Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit mengatakan penangkapan Gus Nur merupakan tindaklanjut laporan organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Editor: Dedy Qurniawan
SURYAOnline/Samsul Arifin
Gus Nur bersama penasehat hukumnya, Andry Ermawan setelah jalani sidang di PN Surabaya, Kamis, (5/9/2019). 

BANGKAPOS.COM - Suri Nur Rahardja alias Gus Nur ditangkap polisi, Sabtu (24/10/2020) dini hari, sekira pukul 00.18 WIB.

Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit mengatakan penangkapan Gus Nur merupakan tindaklanjut laporan organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Diketahui sejumlah pengurus cabang NU baik wilayah maupun pusat melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri pada Kamis (22/10) atas dugaan ujaran kebencian terhadap organisasi Islam tersebut.

"Iya atas laporan dari beberapa cabang NU wilayah dan pusat," kata Listyo seperti dikutip Tribunnews.com, Sabtu (24/10/2020).

Gus NUr ditangkap di rumahnya, Kelurahan Sawojajar, Pakis, Malang, Jawa Timur.

Kepolisian langsung menetapkan Gus Nur sebagai tersangka sesaat setelah ditangkap.

"Sudah jadi tersangka," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setyono.

Sebelumnya Ketua Pengurus NU Cabang Cirebon Azis Hakim melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM.

Kata Azis, Gus Nur dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian terhadap NU melalui media elektronik.

Azis melaporkan pernyataan Gus Nur dalam video di akun Youtube MUNJIAT Channel.

Baca juga: Bagikan Pasword Wifi ke Tetangga, Pria Ini Terkejut Tiba-tiba Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Terjadi

Baca juga: Kilas Balik Cai Chang Pan Saat Pertama Kali Ditangkap, Kabur dari Penjara, dan Berakhir Gantung Diri

Baca juga: Terungkap Percakapan Grup WA KAMI Medan , Para Petingginya Ditangkap Polri

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved