Breaking News:

Tahun Depan Gaji PNS TNI Polri Hingga Karyawan Swasta Dipotong untuk Tapera, Jokowi Sudah Setuju

Gaji para PNS TNI dan Polri hingga karyawan swasta bakal dipotong sebesar 2,5 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat mulai tahun depan.

Editor: Dedy Qurniawan
Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (28/5/2020). 

BANGKAPOS.COM - Gaji para PNS TNI dan Polri bakal dipotong sebesar 2,5 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat mulai tahun depan.

Pemotongan serupa juga berlaku untuk para karyawan swasta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah setuju mengenai hal ini.

Lantas, apa sebenarnya Tapera?

Melangsir TribunStyle.com, keputusan Jokowi soal pemotongan gaji PNS TNI dan Polri sebesar 2,5 persen ini akan dimulai pada Januari 2021 mendatang.

Pemotongan gaji terhadap PNS TNI, Polri dan karyawan swasta ini digunakan untuk iuran Tapera.

Sikap pemerintah terhadap kebijakan pemotongan gaji untuk Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera ini dianggap seperti anjing menggonggong kafilah berlalu.

Meski menimbulkan pro dan kontra, nyatanya pemerintah tetap memberlakukan pemotongan gaji sebesar 2,5 persen untuk Tapera mulai Januari 2021.

Berikut adalah penjelasan iuran Tapera yang mengharuskan Gaji PNS dan karyawan swasta dipotong 2,5 persen per bulan.

Melansir dari Kompas.com, Presiden Jokowi telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat pada 20 Mei 2020 lalu.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved