Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dua Tahanan Polres Pangkalpinang Menjadi Mualaf , Tersentuh Melihat Orang Salat dan Mendengar Ngaji

Mengenakan baju koko warna biru tua dan coklat, disertai peci putih dan sarung, kedua tahanan Polres Pangkalpinang, mengucapkan dua kalimat syahadat

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Dua Tahanan Polres Pangkalpinang, menjadi mualaf, Sabtu (24/10/2020) siang 

Program tersebut, yang difokuskan bagi yang beragama Islam, diwajibkan melaksanakan salat lima waktu.

Mereka (tahanan muslim) juga diminta untuk ikut salat berjamaah, yang diimamnya oleh Anggota Polres Pangkalpinang sendiri.

"Mereka berdua menjadi mualaf karena tersentuh, dan mendapat hidayah. kemungkinan mereka melihat teman-temannya salat lima waktu dan mengaji," ungkap Bambang Sugeng.

Keduanya, lanjut Bambang, merupakan tahanan narkoba dan judi togel. satu baru dua minggu dan satunya lagi dua bulan.

Mereka sudah yakin memeluk agama Islam, tanpa ada paksaan dari manapun. Hal itu disampaikan langsung oleh mereka berdua.

"Alhamdulillah, selama kurang lebih 10 bulan, sudah 4 tahanan yang masuk muslim, ini juga tak lepas dari kuasa Allah. Serta bantuan anggota Sat Tahti, selalu menjadi imam saat salat, telah menuai hasil yang baik," kata Bambang.

Dalam hal ini pihaknya hanya memfasilitasi, kepada mereka berdua untuk menjadi mualaf. Ia juga menegaskan, tidak ada unsur paksaan atau tekanan dari pihak manapun terhadap mereka.

"Atas kemauan sendiri, karena mereka meminta maka kami fasilitasi dia untuk niatnya itu," paparnya

Gunawan dan Hendra, selanjutnya akan dibimbing dalam mengenal agama Islam, diantaranya salat lima waktu dan mengaji, bimbingan tersebut akan dilakukan anggota dan teman-temannya di dalam.

Ustadz juga menyampaikan, kepada keduanya tentang larangan di agama Islam, dengan agama yang terdahulu.

( Bangkapos.com / Yuranda )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved