Breaking News:

5 Fakta Anggota DPRD Dibacok Gegara Ribut Suara Knalpot Motor, Kronologis Hingga Keluarga Ngamuk

Gara-gara ribut suara knalpot motor, seorang anggota DPRD dibacok, Sabtu (24/10/2020) sekitar pukul 18.00 WITA.

Editor: Dedy Qurniawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Keluarga korban anggota DPRD Jusry korban pembacokan mendatangi RS Latopas Jeneponto, Sabtu (24/10/2020). 

Namun dari beberapa orang itu yang terkena parang adalah Jusry.

"Korban mendatangi pelaku bersama dengan beberapa orang namun pelaku mendahuluinya dengan menebasnya menggunakan parang sehingga mengalami luka robek pada bagian kepala belakang," terang Syahrul.

Ilustrasi- Knalpot racing sitaan Tim Satlantas Polres Bangka dikirim ke Mako Ditlantas Polda Babel, Rabu (8/7/2020).
Ilustrasi- Knalpot racing sitaan Tim Satlantas Polres Bangka dikirim ke Mako Ditlantas Polda Babel, Rabu (8/7/2020). (istimewa)

3. Keluarga ngamuk di rumah sakit

Dikabarkan Tribun-timur.com, keluarga Jusry sempat mengamuk di rumah sakit pada Sabtu malam.

Puluhan anggota keluarga korban mendatangi RS Latopas dan menangis histeris di depan pintu IGD.

Saat itu, anggota keluarga banyak yang belum tahu mengapa Jusry malah jadi sasaran pembacokan.

Selain menangis histeris, keluarga korban juga mengamuk lantaran menganggap rumah sakit kurang cepat mengambil tindakan.

Orangtua korban, Sudirman Sijaya juga mengecam para tenaga medis rumah sakit yang ia sebut tak memperhatikan pasiennya.

"Pasiennya mau dirujuk, tapi kenapa disimpan terus kalau ada apa-apanya siapa mau bertanggung jawab," kata Sudirman.

Sudirman begitu khawatir lantaran anaknya tak kunjung mendapat penanganan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved