Breaking News:

Bangka Barat Ellection

Jelang Pilkada, H Badri Syamsu Imbau Masyarakat Tak Golput

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat H Badri Syamsu mengimbau kepada masyarakat untu

ist
Jelang Pilkada, H Badri Syamsu Imbau Masyarakat Tak Golput 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sekaligus Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat H Badri Syamsu mengimbau kepada masyarakat untuk tak melakukan golput dan menggunakan hak pilihnya dengan baik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) bulan Desember mendatang.

Pasalnya, untuk menyukseskan pesta demokrasi sangat membutuhkan partisipasi publik.

Badri mengatakan, Pilkada sangat menentukan nasib daerah lima tahun ke depan. Oleh karena itu, semua orang harus memberikan pilihannya kepada putra-putra terbaik daerah dalam upayanya meningkatkan taraf hidup.

"Menjelang pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020, masyarakat yang telah memiliki hak suara untuk menyoblos kandidat yang telah terbukti kinerjanya dan bukan sekedar janji-janji. Pemimpin itu harus punya kompetensi, kapasitas dan kapabilitas agar hidup semakin baik," kata Badri, Senin (26/10/2020).

Menurut dia, dalam kontestasi demokrasi setiap orang berhak menjadi pemimpin atau kepala daerah. Agar gelaran lima tahun sekali dapat berjalan dengan damai dan melahirkan pemimpin terbaik, maka prosesnya harus dilakukan dengan baik pula.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu pun mengimbau masyarakat untuk waspada dengan adanya potensi serangan-serangan isu suku, agama, ras dan antargolongan (Sara) yang bisa muncul menjelang tahun politik. Ini dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk menjatuhkan kandidat lain demi dukungan suara.

"Mari kita waspadai adanya kampanye-kampanye hitam yang bisa saja muncul menjelang pemungutan suara. Jangan percaya berita yang belum jelas sumber dan kebenarannya," kata dia.

Lebih lanjut, Badri menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini sudah terjalin. Terlebih lagi, masyarakat yang tinggal di Kabupaten Bangka Barat merupakan masyarakat multikultural yang beragam suku, agama dan budaya.

"Kerukunan antarwarga harus terus dijaga dengan baik, jangan sampai demi ambisi berkuasa mengorbankan persaudaraan kita. Mari jaga tali silaturahmi dan persaudaraan," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh tokoh masyarakat Kabupaten Bangka Barat, Ustadz Muhlisin Malik yang meminta masyarakat memberikan pilihannya kepada pasangan yang telah terbukti kinerjanya kepada rakyat. Ia berharap, dalam Pilkada tahun ini bisa dijadikan momentum untuk lebih bersatu lagi.

Apalagi saat ini keadaan di seluruh negara tengah dilanda pandemi virus corona. Sehingga membutuhkan kerja sama dalam menyelesaikan masalah ini.

"Dalam Pilkada itu kita memilih kepala daerah, bukan kepala suku atau imam salat. Makanya berikan pilihan kepada orang-orang yang telah terbukti berkompeten dalam meningkatkan kesejahteraan," kata dia.

Sebagai informasi, pada Pilkada Kabupaten Bangka Barat tahun 2020 PDI Perjuangan mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Markus dan H Badri Syamsu yang merupakan petahana.

Mereka mendapatkan dukungan dari lima partai koalisi yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gelora Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved