Breaking News:

Penanganan Covid 19

Perekonomian Lumpuh Bukan Karena PSBB tapi Pandemi Covid-19 yang Belum Terkendali

Ada kesalahpahaman bahwa PSBB yang melemahkan ekonomi. Sebenarnya, yang melumpuhkan ekonomi adalah pandeminya yang belum terkendali.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski kawasan niaga Pasar Tanah Abang telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun sebagian oknum pedagang tetap menggelar lapaknya di sejumlah titik seperti di atas trotoar dan di gang perkampungan setempat. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sebagian orang menganggap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mematikan perekonomian.

Padahal kata Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono penilaian itu keliru.

Pandu mengatakan selama ini yang melemahkan perekonomian adalah pandemi Covid-19 yang belum dapat dikendalikan.

"Ada kesalahpahaman bahwa PSBB yang melemahkan ekonomi. Yang melumpuhkan ekonomi adalah pandeminya yang belum terkendali," kata Pandu dalam webinar Proyeksi Kasus Covid-19 dan Evaluasi PSBB yang disiarkan channel Youtube KGM Bappenas, Jumat (23/10/2020).

Menurut Pandu, jika pandeminya terkendali, maka pemulihan ekonomi akan lancar.

Baca juga: Vaksin Lebih Aman Tanpa Efek Samping Adalah Gerakan 3M

Dirinya mengungkapkan saat ini roda perekonomian belum berjalan karena masyarakat kelas menengah belum mau membelanjakan uangnya.

"Karena sebagian penduduk yang kelas menengah itu masih belum mau spending dari uang yang mereka miliki. Jadi ekonomi nggak bisa bergerak spending masyarakatnya masih rendah," tutur Pandu.

Sehingga, Pandu menilai pandangan yang menyatakan bahwa PSBB melemahkan roda perekonomian adalah tidak tepat.

Pandu mengatakan PSBB sedianya adalah solusi jangka pendek untuk menekan angka penularan Covid-19.

"Janganlah PSBB itu dianggap yang mematikan ekonomi, itu kan solusi jangka pendek untuk menurunkan kasus," pungkas Pandu.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved