Breaking News:

Penanganan Covid 19

Strategi Pemulihan Ekonomi Bangka Belitung Ala Gubernur, Dorong Investasi Luar dan Ekspor Komoditi

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman membeberkan dua upaya dalam pemulihan ekonomi di Bangka Belitung pada saat pandemi Covid-19 ini.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman membeberkan dua upaya dalam pemulihan ekonomi di Bangka Belitung pada saat pandemi Covid-19 ini.

"Pertama kita mendorong investasi dari luar, namun memang tidak mudah mencari orang yang akan berinvestasi dalam kondisi seperti ini," jelas Erzaldi, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut ia menyebutkan dorongan yang berkembang pesat saat ini adalah investasi udang vaname.

"Kita patut bersyukur sebab selain kita mendorong (udang vaname-red), bahkan pemerintah pusat juga bantu mendorong komoditas ini," ungkap Erzaldi.

Syahrial Ridho saat panen udang di tambaknya di sekitar Pantai Kuala Mapur Riausilip Bangka, Minggu (16/8/2020)
Syahrial Ridho saat panen udang di tambaknya di sekitar Pantai Kuala Mapur Riausilip Bangka, Minggu (16/8/2020) ((Bangkapos.com/ferylaskari))

Alasan komoditas udang vaname ini terus didorong karena offtaker atau pembeli hasil produksi dari petambak sudah ada.

"Kedua, kita mendorong untuk ekspor dari Bangka Belitung secara langsung agar devisa ekspor kita bertambah. Sekarang kita dorong lagi bahkan produk perikanan dan pertanian bahkan buah-buah kita mulai ekspor," jelas Erzaldi.

"Itu kelihatan dari apa yang selama ini tidak pernah diurus oleh masyarakat Bangka Belitung, sekarang untuk izin ekspor sudah mulai ada kepengurusannya," lanjutnya.

Namun memang ekspor di Bangka Belitung ada tantangan yakni susah mencari forwader atau shipment.

"Tapi kita selalu berupaya, namanya kita melayani masyarakat apa yang menjadi kesulitan masyarakat, kita upayakan agar mereka dapat dengan mudah," kata Erzaldi.

Inilah fungsi dari pemerintah provinsi untuk mendorong agar eksportir ini betul-betul mengekspor dari Bangka Belitung.

"Seperti udang vaname kita tidak bisa langsung ekpor dari sini di samping kapal tapi keberadaan fasilitas seperti cold storage belum ada. Insyaallah tahun depan sudah akan segera dibangun oleh investor, kita mudahkan mereka membangun," harap Erzaldi.

Dia berharap dalam waktu satu tahun ini selesai dan kapasitas luar biasa bisa ditampung sampai 40 ton per hari.

( Bangkapos.com / Cici Nasya Nita )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved