Breaking News:

Otomotif

Wajib Diperhatikan Saat Pasang Roof Box di Mobil, Ini Aturan dan Bahayanya

Paling utama sudah tentu menyesuaikan dari jenis mobilnya, seperti diketahui tidak semua mobil bisa mengaplikasi kompartemen tambahan tersebut.

kompas.com
Honda BR-V melintasi jalur Tawangmangu menuju Candi Ceto. 

BANGKAPOS.COM - Libur panjang pekan ini menjadi momen sebagian orang pergi ke luar kota.

Meski masih ada ancaman pandemi Covid-19, namun diprediksi volume lalu lintas akan sangat tinggi, terutama bagi pengguna mobil pribadi.

Salah satu kebiasaan pemilik mobil ketika ingin pergi ke luar kota, baik untuk liburan atau mudik, adalah memasang ruang penyimpanan tambahan di bagian atap, alias roof box.

Hal tersebut sah-sah saja dilakukan selama mengikuti regulasinya.

Lalu apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin memasang roof box?

Paling utama sudah tentu menyesuaikan dari jenis mobilnya, seperti diketahui tidak semua mobil bisa mengaplikasi kompartemen tambahan tersebut.

"Paling utama itu roof box hanya untuk mobil-mobil yang dari pabrikan sudah tentukan titik-titiknya atau sudah terpasang roof rail sebagai penyangga. Contohnya seperti jenis MPV atau SUV," kata Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dengan penjelasan tersebut, artinya jenis mobil yang memang dari pabrikan tak disediakan roof rail tidak bisa dipaksakan memasang roof box.

Pada dasarnya, mobil yang sudah punya roof rail saja tetap ada aturan main saat memasang roof box, yakni terkait masalah berat muatan atau bobotnya.

Menurut Didi, buka berarti dengan menggunakan roof box lantas semua barang bisa ditampung di bagian atas.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved