Breaking News:

11 Menit yang Menegangkan, Mengenang Musibah Lion Air JT610 2 Tahun Lalu

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 itu bertolak dari Jakarta menuju Pangkalpinang, yang diisi 8 awak kabin.

KOMPAS.com/YOGA SUKMANA
Black Box CVR Lion Air JT 610 Akhirnya Ditemukan di Kedalaman 30 Meter di Dasar Laut. 

Boeing sendiri telah melakukan upgrade pada software MCAS, dan mengevaluasi pelatihan untuk pilot-pilot B737 MAX, terutama dalam menghadapi anomali sensor Angle of Attack dan MCAS.

Pengujian yang dilakukan Boeing dan FAA menggunakan pesawat B737 MAX 7 yang telah dilengkapi software MCAS terbaru yang diajukan Boeing.

Boeing telah mengubah keseluruhan arsitektur software pengontrol penerbangan itu, sehingga sistem kini menggunakan dua komputer pengendali penerbangan, alih-alih hanya satu.

Dengan demikian, komputer MCAS kini menerima input dari dua sensor di masing-masing sisi pesawat.

Kini, FAA akan mengevaluasi data yang diambil selama uji terbang tersebut, untuk menilai apakah sistem MCAS yang baru ini sudah bekerja sesuai yang diharapkan, dan memenuhi persyaratan keamanan atau tidak.

EASA nyatakan aman

Sementara itu badan keselamatan penerbangan Eropa, EASA (European Union Aviation Safety Agency), menyatakan pesawat Boeing 737 MAX aman untuk diterbangkan kembali.

EASA menyatakan puas dengan perubahan yang dilakukan oleh Boeing terhadap B737 MAX, sehingga pesawat dinyatakan aman untuk kembali terbang di langit Eropa, bahkan sebelum akhir 2020.

Meski demikian, EASA meminta Boeing melakukan sejumlah upgrade lagi untuk menambah keamanan, dan permintaan itu diperkirakan baru bisa dipenuhi Boeing dalam dua tahun ke depan.

Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved