Breaking News:

Berita Pangkalpinang

AETI Soroti RKAB Istimewa untuk Smelter Timah tanpa Verifikasi CPI

AETI telah bersurat dan beraudiensi kepada Kementerian ESDM terkait perusahaan timah yang melakukan produksi dan ekspor timah tanpa verifikasi CPI.

tribunnews
balok timah siap ekspor 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) telah bersurat dan beraudiensi kepada Kementerian ESDM terkait perusahaan timah yang melakukan produksi dan ekspor timah tanpa verifikasi Competent Person Indonesia (CPI).

AETI juga menyoroti penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) istimewa yang diberikan kepada anggota AETI.

Ekspor timah kembali menggeliat di triwulan ketiga tahun 2020. Sejumlah perusahaan yang sempat vakum, kembali menggelontorkan ekspor.

Satu di antaranya adalah ekspor timah, sisa stok 2018 yang diterbikan pemerintah daerah kepada sejumlah smelter di Bangka Belitung.

"Saya lebih perhatian terhadap RKAB istimewa yang membolehkan perusahaan mengekspor barang yang sudah dari 2018," kata, Jabin Sufianto, Ketua AETI, melalui siaran pers yang diterima wartawan Bangkapos.com, Kamis (29/10/2020). 

Jabin Sufianto mengatakan pihaknya sudah bersurat dan beraudiensi kepada kementrian ESDM terkait infomasi bahwa Dirjen ESDM telah membuat surat himbauan kepada instansi-instansi terkait untuk menerbitkan RKAB sesuai dengan aturan dan regulasi yang terbit.

"Kalau benar adanya perusahaan mendapati RKAB tanpa ada verifikasi dari CPI, ini benar-benar tidak sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan harus jelas sekali CPI yang bisa verifikasi cadangan yang di RKAB adalah CPI yang sudah memiliki gelar CPI Estimasi Cadangan, bukan hanya CPI Pelaporan Hasil Eksplorasi," kata Jabin

Dia mendukung kegiatan ekspor, namun perusahaan yang menjadi anggota AETI harus patuh pada regulasi yang ada.

"Saya sangat mendukung ekspor. Akan tetapi semua wajib patuh dengan regulasi yang ada, yang tidak di kehendaki adalah peluang untuk adanya kebocoran timah ke luar dari aktifitas illegal mining," ungkap Jabin.

Jabin mengatakan pihaknya akan menegur dan membatalkan keanggotaan eksportir yang menyalahi aturan yang diterbitkan pemerintah. ( Bangkapos.com / Teddy Malaka )

Penulis: Teddy Malaka
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved