Breaking News:

Waspada, Urine Jernih Belum Tentu Sehat, Bisa Jadi 6 Gejala Penyakit Ini

Urine yang jernih biasanya menunjukkan bahwa tubuh sudah terhidrasi dengan baik. Namun, urine jernih ternyata

Editor: Iwan Satriawan
Kompas.com
Ilustrasi 

Mengasup diuretik adalah kemungkinan penyebab lain dari urine jernih.

Obat-obat ini menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak air seni untuk mengeluarkan garam dan air ekstra.

Jika seseorang menggunakan diuretik, itu dapat menyebabkan buang air kecil berlebihan yang mungkin sangat pucat atau jernih.

6. Kehamilan

Wanita dapat mengalami diabetes insipidus dalam kehamilan yang disebut diabetes insipidus gestasional.

Ini dapat terjadi ketika plasenta wanita membuat enzim yang menghancurkan vasopresin, hormon yang dapat memengaruhi pengeluaran urine.

Bisa juga terjadi ketika hormon tertentu mengganggu fungsi vasopresin.

Sebagian besar kasus diabetes insipidus gestasional ringan dan akan hilang saat wanita tidak lagi hamil.

Kapan harus ke dokter ketika memiliki urine jernih?

Melansir Health Line, seseorang perlu mencari pertolongan medis jika urine yang dikeluarkan selalu jernih dan buang air kecil lebih banyak dari biasanya selama lebih dari dua hari.

Gejala lain yang memerlukan perhatian dokter meliputi:

Kebingungan dan sulit berkonsentrasi Dehidrasi Sakit kepala yang berlangsung lebih dari sehari

Muntah dan diare selama lebih dari dua hari pada orang dewasa

Bangun untuk buang air kecil lebih dari satu kali di malam hari dengan tidur yang terganggu Jika Anda baru saja mengalami infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau jenis cedera ginjal lainnya, Anda juga harus menghubungi dokter jika urine Anda terlihat sangat jernih.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved